Berita Batola

Disdik Batola Komitmen Kepsek SMPN Yunior Ditugaskan di Sekolah Pelosok Dulu, Bukan di Tengah Kota

DINAS Pendidikan Batola kembali berkomitmen (kepsek) SMPN yang baru dilantik akan langsung ditugaskan di kawasan sekolah pelosok seperti di Tabunganen

Disdik Batola Komitmen Kepsek SMPN Yunior Ditugaskan di Sekolah Pelosok Dulu, Bukan di Tengah Kota
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Kepala Dinas Pendidikan Batola Sumarji 

BANJARMASINPOST.CO.ID - DINAS Pendidikan Batola kembali berkomitmen (kepsek) SMPN yang baru dilantik akan langsung ditugaskan di kawasan sekolah pelosok, seperti SMPN Kuripan, SMPN Tabunganen dan SMPN Bakumpai.

“Iya kita minta para kepsek baru itu minta mengabdi di daerah atau pelosok dulu. Sebenarmya, bisa saja kepsek yunior kita tempatkan di sekolah tengah kota. Kita akan lihat kinerjanya dulu kepsek yunior itu di daerah. Kalau kepsek yunior itu teruji di daerah, maka akan kita tarik untuk ditugaskan di tengah kota,” kata kata Kepala Dinas Pendidikan Sumarji, Kamis (26/9/19).

Menurut Sumarji, kepsek yang baru diangkat itu belum tahu kualitasnya, sehingga untuk awal harus dilempar ke sekolah di daerah dulu. Tidak langsung dimanja dengan ditugaskan di perkotaaan.Kalau kepsek baru tiba-tiba dimanja ditugaskan di tengah kota, pasti akan jadi kecemburuan ratusan kepsek

“Saat tugas di daerah akan kita lihat, bagaimana kepsek yunior itu akan menangani masalah murid, guru dan kendala perkembangan sekolah,” katanya.

Baca: IPK Dyah Retno Nyaris Sempurna, Lulusan Terbaik Apoteker Angkatan IV Program Studi Profesi Apoteker

Baca: Kader Terbaik Golkar Jadi Pendaftar Pertama, DR Andin Sofyanoor SH MH Lengkapi Berkas

Baca: Tren Harga Selalu Naik, Ini Keuntungan Berinvestasi Emas Bagi Milenial

Sumarji menambahkan penilaian kinerja (PK) terhadap ratusan kepala sekolah SDN dan SMPN di kabupaten setempat akan berakhir 5 Oktober 2019 mendatang. Tim PK dari dinas pendidikan tersebut sudah dibentuk dan saat ini sudah turun ke lapangan.

Menurutnya, jabatan kepsek itu bukan jabatan seumur hidup. Namun merupakan jabatan dengan masa empat tahun dan harus dievaluasi secara periodik. “Ya kita menggelar PK semua kepsek SDN dan SMPN di Batola. Evaluasi ini berakhir 5 Oktober mendatang,” tegas Sumarji.

Menurut Sumarji, tim PK kepsek ini dibagi dalam 14 kelompok kerja (pokja) dan sudah mulai bergerak ke lapangan. Nah satu pokja itu harus melakukan PK sebanyak 17 sampai 18 kepsek . PK kepsek ini untuk menindaklanjuti peraturan bupati (perbup) dan peraturan menteri (permen) soal evaluasi jabatan kepsek.

Dijelaskannya, selama empat tahun menjabat, maka kepsek harus dinilai kinerjanya. Kalau memang kinerjanya baik, maka akan dilanjutkan periode berikutnya dan paling lama itu tiga periode.

“Jika sudah menjabat tiga periode, maka kepsek wajib menjadi guru,” katanya.

Dijelaskannya, meski baru menjabat satu periode dan nilainya hanya kategori cukup, maka wajib menjadi guru. Ada sekitar 230 kepsek SDN dan Kepsek SMPN di Kabupaten Batola yang akan dinilai dengan sistem PK.

“Kepsek yang dinilai rata-rata sudah bermasa kerja empat tahun ke atas baik periode pertama dan periode kedua sekitar delapan tahun,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved