Berita Banjarbaru

RUU Pemasyarakatan Disosialisasikan di Lapas Kelas III Banjarbaru

Rancangan Undang-Undang Pemasyarakatan sudah disosialisasikan di Lapas Kelas III Banjarbaru bersama Kemenkumham Kalimantan Selatan (Kalsel).

RUU Pemasyarakatan Disosialisasikan di Lapas Kelas III Banjarbaru
Foto dari Lapas Banjarbaru.
Rancangan Undang-Undang Pemasyarakatan sudah disosialisasikan di Lapas Kelas III Banjarbaru bersama Kemenkumham Kalimantan Selatan (Kalsel). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Rancangan Undang-Undang Pemasyarakatan sudah disosialisasikan di Lapas Kelas III Banjarbaru bersama Kemenkumham Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang dinilai bermasalah terus terjadi.

Penolakan oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Kalsel juga terjadi.

Beberapa RUU yang dipermasalahkan yakni RUU KPK dan RUU KUHP.

Salah satu yang juga jadi sorotan adalah RUU Pemasyarakatan seperti remisi napi koruptor, napi bisa cuti, dan beberapa lainnya.

Berkaitan dengan RUU Pemasyarakatan itu, Lapas Kelas III Banjarbaru bersama Kemenkumham Kalsel menggelar diskusi dan sosialisasi atas RUU Pemasyarakatan.

Diskusi ini sudah digelar Rabu (25/9) sore di Lapas Banjarbaru dengan mengundang para mahasiswa, beberapa delegasi LSM serta jajaran pemasyarakatan di wilayah Kalsel.

Baca: Mulan Jameela Tak Hiraukan Sindiran, Istri Ahmad Dhani Jalani Diklat Calon DPR RI

Baca: Trailer Film Habibie & Ainun 3 Resmi Dirilis MD Pictures Berikut 5 Fakta & Keinginan Manoj Punjabi

Baca: Nagita Slavina Masih Blokir Nomor Jessica Iskandar, Istri Raffi Ahmad Ingat Soal Ayu Ting Ting??

Dalam diskusi yang dihadiri hampir 50 orang ini. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Kalsel, Alfi Zahrin K, didaulat menjadi narasumber.

Ketua BEM Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Jamaluddin, menilai acara diskusi dan sosialisasi RUU memang harus digelar, agar tidak terjadi kesalahpahaman dan penafsiran dari RUU yang akan disahkan nantinya.

"Secara pribadi sangat mengapresiasi acara sosialiasi semacam itu. Karena komunikasi kita lebih baik, jadi ada keterbukaan dan tidak memicu kesalahpahaman," katanya, kemarin.

Halaman
12
Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved