Bumi Sanggam

Dinas PUPR Kembali Tinjua RTRW Kabupaten Balangan, Ini Penjelasan Bupati H Ansharuddin

Dinas PUPR Kabupaten Balangan menyampaikan laporan pendahuluan penyusunan peninjauan kembali rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Balangan

Dinas PUPR Kembali Tinjua RTRW Kabupaten Balangan, Ini Penjelasan Bupati H Ansharuddin
Humas Pemkab Balangan
Dinas PUPR Kabupaten Balangan menyampaikan laporan pendahuluan penyusunan peninjauan kembali rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Balangan Tahun 2013-2032. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Dinas PUPR Kabupaten Balangan menyampaikan laporan pendahuluan penyusunan peninjauan kembali rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Balangan Tahun 2013-2032.

Dimana itu merupakan hasil kerjasama dengan utusan PWK Universitas Brawijaya Malang, di Aula Benteng Tundakan, Balangan, Rabu (25/09/2019).

Bupati Balangan H Ansharuddin dalam sambutannya mengatakan dilihat dari berbagai aspek memang harus dilakukan peninjauan ulang.

Namun yang utama, memang perlu melakukannya untuk melihat kesesuaian antara rencana ulang RTRW dan kebutuhan pembangunan yang memperhatikan perkembangan lingkungan strategis, dinamika pembangunan, serta pelaksanaan pemanfaatan ruang.

Baca: BREAKING NEWS - Bercanda Ada Bom, Seluruh Penumpang Lion Air Diturunkan di Bandara Syamsudin Noor

Baca: UPDATE Candaan Bom, Pesawat Lion Akhirnya Tinggalkan Bandara Syamsudin Noor, Avsec Lakukan Ini

Baca: Jadwal Live Trans7 MotoGP Thailand 2019 : Dovizioso Menyerah? Marquez Bisa Kunci Juara Dunia

“Kami berkewajiban untuk membentuk tim pelaksana peninjauan kembali rencana tata ruang wilayah Kabupaten Balangan, yang mana di dalam tim tersebut harus terdapat unsur akademis yang berasal dari perguruan tinggi yang memenuhi syarat. Jadi bukan dengan sembarang perguruan tinggi,“ jelasnya.

Ketua Tim Peneliti dari Universitas Brawijaya Malang , Ismu Rini Dwi Ari mengatakan Kabupaten Balangan dalam rangka untuk kegiatan pembangunan agar tepat sasaran. Selain itu juga agar lebih membawa kesejahteraan kepada masyarakat, visi misinya tercapai.

Jelssnya Ismu juga produk RTRW nya memang sudah masuk masa dimana menurut UU no 26 tahun 2007 perlu dilakukan peninjauan ulang. Lantas pemerintah telah melaksanakan sesuai undang-undang.

“Ketika peninjauan kembali dilakukan, akan diketahui produk tata ruang yang ada sebagai pedoman pembangunan, sudah sejauh mana, nanti dari sana ada rekomendasi untuk masuk ke kegiatan berikutnya berupa revisi,” tuturnya.

Inti dari kegiatan dimaksudkan agar RTRW Kabupaten Balangan dapat menjadi pedoman pembangunan tata ruang yang tepat.(AOL/*)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved