Data Administrasi Kependudukan

Disdukcapil Banjar Masih Mendapati Data Ganda, Terlacak ketika Warga Bersangkutan Melengkapi ini

Data administrasi kependudukan di sejumlah daerah di negeri ini termasuk di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), belum sepenuhnya valid.

Disdukcapil Banjar Masih Mendapati Data Ganda, Terlacak ketika Warga Bersangkutan Melengkapi ini
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Sabtu (28/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Data administrasi kependudukan di sejumlah daerah di negeri ini termasuk di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), belum sepenuhnya valid.

Masih ada beberapa data warga yang ganda.

Hal itu diakui Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Banjar, Azwar.

"Ya memamg kami akui masih ada data yang ganda," ucapnya, kemarin.

Pejabat eselon II di Bumi Barakat ini mengatakan, temuan data ganda tersebut kadang terlacak ketika warga yang bersangkutan melengkapi berkas administrasi di lembaga lain.

Baca: Genderuwo Hadir di Antara Bebby Fey dan Ruben Onsu, Seteru Atta Halilintar Mual-mual

Baca: UPDATE Penumpang Lion Air Bercanda Bom, Pelaku Gagal Terbang Ke Jakarta Termasuk Anak dan Isterinya

Baca: Elza Syarief Makin Geram Karena Ulah Poppy Kelly pada Nikita Mirzani, Teman Farhat: Lapor Balik

Contohnya ketika sedang berurusan di perbankan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan lainnya.

"Contohnya NIK (nomor induk kependudukan) tak online di bank. Mereka lalu konfirmasi kepada kami. Setelah kami cek divalidasi ternyata nama tersebut anomali, data ganda," beber Azwar.

Setelah dilacak, beber Azwar, hal seperti itu kadang disebabkan lantaran warga tersebut melakukan perekaman KTP elektronik hingga dua kali.

Ketika pihaknya melakukan interview dengan warga tersebut, ternyata yang bersangkutan hingga dua kali menjalani perekaman KTP El lantaran merasa saat rekam pertama, fisik KTP El tak kunjung tercetak.

Lalu saat ada pendaftaran perekaman berikutnya warga tersebut kembali mendaftar.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved