Berita Banjarmasin

Krisis Air Bersih, Warga Tepi Sungai Kuin Banjarmasin Bara Beramai-ramai Siapkan Wadah Penampungan

Puluhan wadah nampak berjejer di tepi Jalan Kuin Selatan RT 24 Kecamatan Banjarmasin Barat Kalsel, Sabtu (28/9/2019) sore.

Krisis Air Bersih, Warga Tepi Sungai Kuin Banjarmasin Bara Beramai-ramai Siapkan Wadah Penampungan
banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani
Suasana tepi Jalan Kuin Selatan RT 24 Kecamatan Banjarmasin Barat yang sarat dengan jejeran wadah penampung air. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Puluhan wadah nampak berjejer di tepi Jalan Kuin Selatan RT 24 Kecamatan Banjarmasin Barat Kalsel, Sabtu (28/9/2019) sore.

Meliputi ember, jeriken, galon, baskom, hingga panci besar sekalipun, wadah-wadah tersebut tidak lain adalah milik warga yakni RT 24, RT 18 dan 23.

Ya, sudah sekitar sepekan warga di tiga RT Kuin Selatan Kecamatan Banjarmasin Barat mengeluhkan krisis air bersih.

Hidup berdampingan dengan sungai Kuin, rupanya tidak menjamin mereka pun bisa leluasa mendapatkan air bersih.

Baca: Bergaji Fantastis Bisa di Atas Rp 20 Juta, Ini 4 Tips Sukses Jadi Data Scientist Handal

Baca: Peserta Puji Trek Ekstrem Brimob Adventure Trail Part 2, Diikuti 800 Raider Berbagai Daerah

Air sungai tersebut berlangsung asin. Para warga yang juga bergantung dengan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum), kini harus dihadapkan dengan byarpet.

Tak heran atas kondisi itu, mereka pun sangat terambisi mendapatkannya. Terlebih dengan adanya informasi pembagian air bersih gratis oleh PDAM, sore ini warga berduyun-duyun membawa wadah.

"Iya ,katanya ada air gratis nanti. Soalnya sudah semingguan ini air (bersih, red) susah. Jadi jangankan untuk memasak dan minum, untuk mandi pun kami susah, karena air sungai juga asin," ungkap Hj Rusdah, warga RT 24 Kuin Utara. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved