Tribun Smart

Duta Sasirangan ini Buktikan Sasirangan Kini Lebih Fashionable

MENYEBUT nama kain sasirangan, tentunya sudah tidaklah asing, bahkan bisa dikatakan sudah sangatlah akrab di telinga masyarakat Kalsel.

Duta Sasirangan ini Buktikan Sasirangan Kini Lebih Fashionable
BPost Cetak
Tribun Smart edisi cetak Minggu (29/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - MENYEBUT nama kain sasirangan, tentunya sudah tidaklah asing, bahkan bisa dikatakan sudah sangatlah akrab di telinga masyarakat Kalsel.

Kain yang dibuat dengan cara dijahit kemudian diberi pewarna, sehingga menimbulkan beragam motif menarik ini kerap dibuat menjadi busana.

Busana sasirangan ini pun kerap digunakan oleh pejabat maupun aparatur sipil negara yang ada di Kalsel.

Apalagi sasirangan ini wajib mereka gunakan pada hari serta moment tertentu.

Terlebih lagi pada saat ada hajatan atau event besar bahkan juga yang bersifat formal, sangat mudah dijumpai orang yang mengenakan sasirangan ini.

Baca: Calon Suami Citra Kirana Diungkap pada Natasha Rizky, Kriteria Eks Ali Syakieb Mirip Rezky Aditya?

Baca: Reaksi Nagita Slavina Lihat Adegan Mesra Raffi Ahmad dan Tyas Mirasih, Raiden: Kurang Nempel

Baca: Kesal Ruben Onsu Lihat Omelan Sarwendah pada Betrand Peto, Ayah Thalia dan Thania Lakukan ini

Meskipun demikian, bukan berarti bahwa sasirangan hanya bisa atau boleh digunakan untuk menghadiri kegiatan-kegiatan formal saja.

Sasirangan saat ini bisa dibilang sudah lebih fashionable, sehingga bisa digunakan pada kegiatan apapun.

Meskipun hanya sekadar untuk berkumpul atau kongkow dengan teman.

Hal ini pula yang cukup menjadi perhatian perempuan bernama lengkap Ardelianda Augesla yang baru saja dinobatkan sebagai Aluh Sasirangan 2019 dan ingin mengubah pandangan bahwa sasirangan hanya cocok dikenakan pada acara tertentu saja.

"Sasirangan tidak harus dikenakan untuk acara formal saja, tapi juga bisa untuk nonformal. Saya sering pakai sasirangan untuk ke kampus, malah juga bisa saya gunakan untuk nyantai di kafe dengan teman-teman," kata perempuan yang akrab disapa Lianda ini.

Tidak hanya bisa digunakan untuk orang tertentu, sasirangan pun menurut Lianda cocok untuk seluruh kalangan masyarakat.

Tak terkecuali kalangan milenial.

"Sasirangan juga cocok untuk anak milenial, apalagi sekarang model dari sasirangan dan juga motifnya pun sudah semakin banyak. Malah bisa dibuat menjadi jaket baju kaus dan lain sebagainya," jelasnya.

Ingin lebih memfamiliarkan sasirangan untuk semua kalangan ini pula yang menjadi motivasi Lianda mengikuti ajang Utuh-Aluh Sasirangan 2019 atau juga bisa dikatakan sebagai Duta Sasirangan.

"Tidak harus menunggu ada acara formal atau ada event saja menggunakan sasirangan. Saya pun ingin mengajak orang-orang untuk terus mengenakan sasirangan. Selain untuk melestarikan budaya, juga agar sasirangan bisa lebih terangkat karena sebenarnya tidak kalah dengan kain-kain dari daerah lainnya," jelasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved