Berita Banjarbaru

Enam Titik Penyuplai Kabut Asap Terus Diminimalisir, Kalsel Dapat Bantuan Satu Heli lagi dari KLHK

Penanganan dan Pengedalian Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) terus dioptimalkan.

Enam Titik Penyuplai Kabut Asap Terus Diminimalisir, Kalsel Dapat Bantuan Satu Heli lagi dari KLHK
banjarmasinpost.co.id/nurkholis huda
Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin dan Kabid Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalimantan Selatan, Sahruddin meninjau operasi Water Boombing saat pengambilan air di Embung Guntung Damar, Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Penanganan dan Pengedalian Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) terus dioptimalkan.

BPBD Kalsel, memetakan sejauh ini ada enam titik yang diprediksi pemasuk kabut asap yang berada di seputaran Bandara Syamsuddin Noor.

Di Guntung Damar ada empat titik, (dikanan kiri embung masing masing satu titik), Pekuburan satu titik, Kebun Jeruk satu titik.

"Guntung Damar, sudah sebagian besar dikendalikan, berkat kerjasama semua pihak TNI Polri, termasuk instruksi Pak Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan SKPD Lainnya yang terlibat," kata Wahyuddin.

Baca: Irwan Mussry Masuk Kabinet Presiden Jokowi? Jawaban Suami Maia Estianty Terungkap, Bukan Ahmad Dhani

Baca: Barito Putera U-16 Tahan Imbang PS Tira Persikabo 2-2, Bintang Timnas U-16 Alex Alami Cedera

Baca: Anaknya Sydney Agusto Putra Bakar Nike Air Seharga Rp 200 Juta, Uya Kuya Tertipu dan Marah Besar

Titik lain penyu bang asap, yakni doi luar Guntung Damar itu di Liangangang dan sekarang lari ke lingkar selatan, dan lari ke belakang terminal KM 17.

Kemudian titik lainnya di belakang Griya Utama Trikora yang merupakan geseran dari Batibati.

"Mudahan dalam minggu ini titik itu diminimalkan dan kita coba Kerahkan 60 pemadam dari masyarakat sampai tanggal 6 Oktober, dengan cara pembasahan dan suntik. Karena untuk memadamkan itu lahan gambut harus dengan suntik air atau hujan semingguan," kata dia.

Selain itu BPBD Kalsel terus berupaya menekan karhutla, dengan mengerahkan helikopter water bombing, dan hutan buatan.

Khusus hujan buatan, Kalsel bekerjasama dengan Kalteng dan Kalbar. Prosesnya menaburkan 4.000 kilogram atau empat ton garam di awan bentang lintas provinsi yang terpusat di Kalteng. Penyebaran garam dilakukan sudah dua minggu lalu dengan menggunakan pesawat C130.

"Sebelum dua hari ini memang imbas dari Modifikasi Cuaca, atau hujan buatan, termasuk yang hujan. ke Banjarmasin. Penyemaian garam itu tadinya disebar perbatasan Kalsel dan Kalteng. Tetapi untuk dua hari ini adalah hujan murni," kata Wahyuddin.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved