Ekonomi dan Bisnis

Ganti Pengurus Perusahaan Tanpa Seizin Garuda Indonesia, City Link Gugat Sriwijaya Air

PT Citilink Indonesia menggugat PT Sriwijaya Air dan PT Nam Air terkait dugaan wanprestasi kerja sama manajemen (KSM).

Ganti Pengurus  Perusahaan Tanpa Seizin Garuda Indonesia, City Link Gugat Sriwijaya Air
TRIBUN/DANY PERMANA
Ilustrasi-Petugas menarik pesawat Airbus A320 milik maskapai penerbangan Citilink ke Hanggar 2 Garuda Maintenance Facilities (GMF) Garuda Indonesia, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (26/5/2013), untuk diperkenalkan kepada publik. Pesawat Airbus A320 tersebut merupakan pesanan ke-22 dari 29 pesawat yang didatangkan langsung dari Toulouse, Prancis, dan dihadirkan untuk memperkuat pelayanan maskapai penerbangan biaya rendah Citilink. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Maskapai penerbangan PT Citilink Indonesia serius menyikapi pergantian pengurus perusahaan yang dilakukan PT Sriwijaya Air dan PT Nam Air tanpa seizin PT Garuda Indonesia.

PT Citilink Indonesia menggugat PT Sriwijaya Air dan PT Nam Air terkait dugaan wanprestasi kerja sama manajemen (KSM).

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Gugatan terdaftar dengan nomor perkara 574/Pdt.G/2019/PN Jkt.Pst, pada 25 September 2019.

Rencananya sidang perdana akan dilakukan pada 17 Oktober 2019 mendatang.

Baca: Pelantikan Pimpinan DPRD Kota Banjarmasin Digelar Besok, Harry Wijaya Resmi Jabat Ketua Dewan

Baca: Demi Penderita Kanker Prostat, Ratusan Riders di Kalsel Turun dan Berkumpul di Mess L Banjarbaru

Baca: Langgar Kesepakatan, Koperasi An Noor Desa Saradang Sempat Boikot Armada PT BES

Baca: OSIS MAN 4 Kabupaten Banjar Gelar Semadaya Festival 2019, Begini Keseruannya

"Terkait gugatan tersebut, iya benar. Wanprestasi terhadap perjanjian KSM antara Garuda Group - Sriwijaya. Intinya Citilink menggugat terkait dugaan wanprestasi dalam hal penggantian pengurus perusahaan tanpa seizin Garuda Indonesia Group sebagaimana diatur KSM," kata Corporate Communication Citilink Indonesia, Farin ketika dikonfirmasi, Minggu (29/9/2019).

Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto mendukung langkah yang diambil Citilink yang membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum.

Ia berharap kasus ini dapat segera diselesaikan dan pihak Sriwijaya Air dapat segera melunasi hutangnya kepada sejumlah perusahaan plat merah yang memberi pinjaman.

"Harus fokus pada penyelamatan uang negara," ucap dia.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis pihak Sriwijaya Air Group belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut.

Baca: Berpura-pura Membeli, Tegar Ternyata Mencuri Vape, Pemilik Toko Bertindak dan Lakukan Ini

Baca: Ungkapan Cinta Rezky Aditya di Publik Dibalas Citra Kirana, Kode Pernikahan Eks Irish Bella Dekat?

Baca: Raih Penghargaan Subroto, Kelik Berharap Gedung Lain di Pemprov Kalsel Juga Bisa Hemat Energi

Sebagai informasi, pada November 2018 lalu, Citilink Indonesia dengan Sriwijaya Air melakukan kerjasama manajemen.

Kerja sama ini dilakukan untuk memperbaiki kinerja keuangan Sriwijaya Air Group yang memiliki hutang kepada beberapa perusahaan BUMN. Antara lain Pertamina, PT GMF AeroAsia, serta Angkasa Pura II dan Angkasa Pura I.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Citilink gugat Sriwijaya Air terkait dugaan wanprestasi kerja sama manajemen

Editor: Hari Widodo
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved