Berita Banjarmasin

Hujan yang Mengguyur Kota Banjarmasin Belum Bisa Menurunkan Kadar Garam, PDAM Bagikan Air Gratis

Walaupun Banjarmasin sempat beberapa hari diguyur hujan, namun belum bisa menurunkan kadar garam.

Hujan yang Mengguyur Kota Banjarmasin Belum Bisa Menurunkan Kadar Garam, PDAM Bagikan Air Gratis
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Warga masing-masing menyediakan ember, jeriken, drum plastik maupun tandon untuk mendapatkan air bersih. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Walaupun Banjarmasin sempat beberapa hari diguyur hujan, namun belum bisa menurunkan kadar garam.

Dampaknya masih sama seperti beberapa hari sebelumnya, yakni terjadinya penurunan distribusi air PDAM ke beberapa pelanggan.

Bahkan ada yang macet sama sekali.

Terkait hal itu, Humas PDAM Bandarmasih, Nur Wakhid yang ditemui di sela-sela pembagian air bersih gratis di wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat, Minggu (29/9/2019) mengatakan, wilayah-wilayah yang mengalami kendala air bersih di Banjarmasin, seperti di Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin Selatan, tepatnya di Pulau Bromo.

Baca: Biarkan Nu Riasa Bayi Berumur 3 Bulan Tewas Tenggelam Dalam Bak Mandi, Ibu Kandung Jadi Tersangka

Baca: Gerak Tubuh Atta Halilintar dan Bebby Fey Ungkap Kejadian Sebenarnya 2 Teman Dinar Candy

Baca: Viral Video Anak STM Permalukan Fahri Hamzah & Fadli Zon, Kritik Korupsi DPR & Tidur Pas Rapat

Baca: Tak Punya Uang buat Beli Beras, Mbah Sadinah Terpaksa Jual Tiga Sendok, Begini Kesehariannya

"Dalam beberapa hari ini ada turun hujan, namun tak maksimal (tidak rutin), sehinggga belum bisa menurunkan kadar garam yang dalam Peraturan Menteri Kesehatan, dengan ambang batas 250 mg perliter. Sehingga air baku PDAM Bandarmasih di Intake Sungai Bilu belum bisa digunakan," terang Nur Wakhid.

Ditambahkannya, kadar garam tahun ini melebihi kadar garam pada tahun 2015 lalu, yakni hanya sekitar 50.00 mg yang tertinggi.

Sedangkan di tahun 2019, yakni 6.075 mg di mana angka tertinggi dalam waktu kurang lebih 4 tahun terakhir ini.

"Kita berharap semoga hujan segera mengguyur di Banua 6 dan sekitarnya," pinta lelaki low profile ini.

Namun demikian, PDAM Bandarmasih tidak tutup mata, sebagai wujud pelayanan untuk pelanggan di musim kemarau ini, PDAM menggratiskan mobil tangki air untuk wilayah pengaliran yang terganggu atau tidak mengalir, khususnya yang tidak mengalir sudah 5 hari dengan syarat sebagai berikut.

Pertama mengumpulkan tanda tangan warga minimal sebanyak 5 sampai 10 orang di atas selembar kertas yang ditandatangani Ketua RT masing-masing warga yang disahkan tok stempel dari RT.

Halaman
12
Penulis: Jumadi
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved