Breaking News:

Berita Jakarta

Jokowi Minta Pelantikan Dipercepat dari Jadwal, Moeldoko Sebut Ada Oknum Mau Hambat Pelantikan

Akan tetapi, Jokowi dikabarkan meminta agar pelantikan dirinya bersama Ma'ruf Amin dimajukan alias dipercepat dari jadwal.

Editor: Elpianur Achmad
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Presiden Jokowi memberi keterangan kepada wartawan di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Kamis (1/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pasangan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2019-2024, Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI, 20 Oktober nanti. Jutaan pendukung Jokowi Siap hadir dalam acara itu.

Jadwal ini sesuai agenda yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat.

Akan tetapi, Jokowi dikabarkan meminta agar pelantikan dirinya bersama Ma'ruf Amin dimajukan alias dipercepat dari jadwal.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi.

Budi menjelaskan, dalam pertemuan di Istana Negara, Jumat (27/9/2019), Presiden Jokowi mengungkapkan hal usulan pelantikan dimajukan satu hari dari jadwal.

"Presiden Jokowi sudah mengusulkan. Meminta tanggal pelantikan dimajukan sehari menjadi Sabtu, 19 Oktober 2019," ungkap Budi, Sabtu (28/9/2019).

Baca: Irwan Mussry Masuk Kabinet Presiden Jokowi? Jawaban Suami Maia Estianty Terungkap, Bukan Ahmad Dhani

Baca: Gerak Tubuh Atta Halilintar dan Bebby Fey Ungkap Kejadian Sebenarnya 2 Teman Dinar Candy

Baca: Serang Balik Mulan Jameela yang Jadi DPR RI, Ervin Luthfi Siapkan ini Lawan Istri Ahmad Dhani

Baca: Ditabrak Mobil Taktis Polisi Saat Demo, Mahasiswa Makassar Dibawa ke Ruang Operasi, Rusuk Remuk

Ia mengungkapkan persiapan dilakukan setelah sejumlah pemimpin kelompok pendukung atau relawan saat bertemu Presiden Jokowi di Istana.

"Teknisnya sedang diatur. Tapi antusiasme tinggi. Jutaan pendukung Jokowi siap hadir," kata Budi.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, Presiden telah menginstruksikan aparat kepolisian dan TNI untuk mengantisipasi tindakan yang tidak diinginkan.

Menurut Moeldoko, menjaga situasi keamanan di setiap daerah perlu dilakukan dengan baik, apalagi pada 20 Oktober 2019 akan berlangsung pelantikan Jokowi dan Kiai Maruf Amin sebagai presiden-wakil presiden.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved