Berita HST

Warga Kiyu HST Gelar Aruh Adat Bawanang, Digelar Hingga Enam Hari Enam Malam

Kampung Kiyu Desa Hinas Kiri Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar Aruh Adat Bawanang.

Warga Kiyu HST Gelar Aruh Adat Bawanang, Digelar Hingga Enam Hari Enam Malam
Humas Kodim 1002 Barabai
Kampung Kiyu Desa Hinas Kiri Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar Aruh Adat Bawanang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kampung Kiyu Desa Hinas Kiri Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar Aruh Adat Bawanang.

Aruh Bawanang atau yang lebih dikenal dengan Aruh Ganal ini bakal digelar hingga enam hari enam malam hingga Jumat 4 Oktober mendatang.

Aruh Ganal ini dibuka sejak Sabtu (28/9/2019) malam. Aruh Bawanang merupakan tradisi turun temurun yang masih dipertahankan dan dilestarikan sampai saat ini.

Kepala Adat Kecamatan Batang Alai Timur, Haris, membeberkan jika Aruh Bawanang merupakan acara tradisi turun temurun warisan leluhur warga Dayak Meratus sebagai ungkapan rasa syukur kepada sang pencipta tuhan Yang Maha Esa.

Baca: BREAKING NEWS - Kecelakaan Maut di Pasar Sungkai Kabupaten Banjar, Jenazah Ditutup Daun Pisang

Baca: BERLANGSUNG! Link Live Streaming TV Online Bali United vs Kalteng Putra Liga 1 2019, Live Indosiar

Baca: Nasib Rambut Nabi Muhammad SAW Pasca Rumah Opick Terbakar Diungkap, Ini Kerugian Suami Bebi Silvana

Rasa syukur tersebut merupakan nikmat rejeki dan kehidupan yang diberikan oleh sang pencipta.

Aruh Bawanang diselenggarakan lima tahun sekali atas kesepakatan umbun kepala keluarga.

"Selain Aruh Bawanang, ada juga Aruh Tugal. Aruh Tugal merupakan aruh saat musim tanam padi. Kemudian ada Aruh Bamula, aruh ini merupakan syukuran atas padi yang baru di panen. Selain itu ada pisit padi yang merupakan syukuran pesta panen," katanya.

Aruh Bawanang di Hinas Kiri dilaksanakan selama enam hari enam malam diikuti oleh 24 umbun dan 149 warga.

"Aruh Bawanang ini juga sebagai sarana silaturahmi sesema keluarga," katanya.

Balian di Desa Kiyu, Sehat, membeberkan jika Aruh Adat Bawanang ini merupaka ungkapan rasa syukur kepada sang pencipta.

Ritual ini memiliki kebaikan dalam hubungan antar manusia dengan Tuhan serta antar manusia dengan manusia dan manusia dengan alam. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved