Berita Banjarbaru

Akses Ke Lapas Banjarbaru, Belum Diaspal, Keluarga Warga Binaan Keluhan Jalan, Ini masalahnya

Akses sepanjang 750 meter itu belum diaspal oleh pemerintah. Ternyata Kendalanya karena aset lahan yang masih belum jelas.

Akses Ke Lapas Banjarbaru, Belum Diaspal, Keluarga Warga Binaan Keluhan Jalan, Ini masalahnya
banjarmasinpost.co.id/nurholishuda
Akses jalan menuju Lapas Banjarbaru yang belum beraspal dikeluhkan keluarga warga binaan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID BANJARBARU - Hasim berat ingin menjenguk keluarganya yang berada di Lapas Banjarbaru. Bukan karena apa, hal itu dikarenakan kondisi jalan yang rusak ketika menuju Lapas.

"Ya, mudahan-mudahan ada perhatian dari Pemerintah agar bisa ditindak lanjuti untuk ditingkatkan jalannya. Agar kalau kami menjenguk keluarga nyaman, sebab jalan yang ada selain berbau juga berlubang, belum lagi kalau hujan becek," kata dia.

Akses sepanjang 750 meter itu belum diaspal oleh pemerintah. Ternyata Kendalanya karena aset lahan yang masih belum jelas.

Informasi diterima, dari total sejauh Akses diperlukan 750 meter, ada sekitar 150 meter hingg 200 meter itu kena lahan korem 101 Antasari.

Baca: Pilkada Banjarbaru 2020, Lima Nama Sudah Ambil Formulir Secara Online, Satu Nama Serahkan Berkas

Bukan hanya itu, keluhan itu pun sudah dilayangkan surat oleh Pihak Lapas ke Pada Pemerintah Daerah dengan nomor surat W. 19.PAS. 16.UM.01. 03.-518. perihal pengajuan pengasapalan jalan.

Dimana dari surat itu disebutkan bahwa dari kunjungan tiap hari ada sebanyak 300 hingga 400 senin sampai jumat jam kunjungan warga melewati jalan itu. Karena itu kiranya akses tersebut dipermulus agar masyarakat lebih nyaman menuju ke Lapas Banjarbaru.

Akses jalan menuju Lapas Banjarbaru yang dikeluhkan keluarga warga binaan.
Akses jalan menuju Lapas Banjarbaru yang dikeluhkan keluarga warga binaan. (banjarmasinpost.co.id/nurholishuda)

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru, melalui Kabid Bina Marganya, Eka Yulisda mengemukakan bahwa pada intinya Pemko bersedia melakukan program peningkatan jalan di akses menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) itu asalkan tanah clear atau rampung tidak.

Ditengara eksisting jalan yang ada selebar tujuh sampai delapan meter, ditengara milik aset TNI setelah sebelumnya hibah dari Pemprov.

Diuraikan Eka, terkait surat dari Lapas, pihaknya juga sudahenyurati kembali atau ada jawaban dimana surat 621/629/BM/DPU&PR/2019 perihal pengajuan pengasapalan jalan.

Baca: 5 Nama Sudah Ngambil Formulir Secara Online, Satu Nama Serahkan Berkas Balon Wali Kota Banjarbaru

Dimana, intinya Pemerintah Kota Banjarbaru siap untuk melakukan pengaspalan jalan menuju Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Banjarbaru melalui Dinas PUPR Kota Banjarbaru.

Namun karena akses jalan dimaksud berada di lingkungan perkantoran Pemerintah Provinsi dan tanahnya merupakan asset Provinsi, maka PUPR Kota Banjarabaru untuk memintakan persetujuan terlebih dahulu dari Pemerintah Provinsi. Dan karena di depan akses jalan tersebut rencana peruntukan tanahnya telah diberikan kepada Komando Resor Militer lOl/Antasari, maka diperlukan juga persetujuan dari Komando Resor Militer 101/Antasari.

"Surat itu sudah juga kami layangkan ke Lapas," tandas Eka Yulisda. (banjarmasinpost.co.id /lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved