Kriminalitas Tapin

Hermansyah Simpan Dua Paket Sabu dalam Botol Plastik Pengharum Ketiak

Berbekal keterangan dari pengedar narkoba yang tertangkap, personel Polsek Tapin Utara mendatangi wilayah Desa Gadung Keramat, Kecamatan Bakarangan

Hermansyah Simpan Dua Paket Sabu dalam Botol Plastik Pengharum Ketiak
humas polres tapin
Hermansyah, terduga pengguna narkotika jenis sabu di Rantau Kiwa, Tapin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Berbekal keterangan dari pengedar narkoba yang tertangkap, personel Polsek Tapin Utara mendatangi wilayah Desa Gadung Keramat, Kecamatan Bakarangan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (30/9/2019) sekutar pukul 00.35 Wita.

Hermansyah (37) diamankan anggota Polsek Tapin Utara demi proses penyidikan lebih lanjut terkait kepemilikan dua paket sabu di tangan Indra Cahyadie dan narkotika jenis yang tersimpan di rumahnya.

Warga Desa Gadung Keramat, Kecamatan Bakarangan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) itu kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Tapin Utara, Senin (30/9/2019).

Baca: Ini Bukti Tragedi Cerai Ahok Masih Diingat Veronica Tan Meski BTP Sudah Nikahi Puput Nastiti Devi

Baca: Kondisi Iis Dahlia Setelah Hilang Rp 235 Juta di London untuk Antar Salsha Kuliah

Baca: Mantan Suami Ayu Ting Ting, Enji Baskoro Buka Suara Terkait Izin Temui Bilqis : Dibukakan Pintu Hati

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, pengungkapan kasus itu berkat 'nyanyian' Indra Cahyadie.

Indra diduga pengedar narkoba jenis sabu yang ditangkap lebih dahulu di Jalan Brigjend Hasan Basri, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara.

Paur Humas Polres Tapin, Aipda Puryaji menjelaskan dari penangkapan itu, diteruskan dengan penggeledahan di rumah pengedar lainnya oleh anggota Polsek Tapin Utara.

Polisi menemukan sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu, seperti satu botol rexona yang berisi dua paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,50 gram.

Kemudian, satu buah buah pipet yang terbuat dari kaca dan satu unit handphone merk samsung warna putih yang digunakan Hermansyah.

"Pelaku terancam dipenjara karena diduga melanggar pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika," ujar Aipda Puryaji.

Kapolsek Tapin Utara, Iptu Salahuddin Kurdi dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, mengakui pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu itu berawal dari pengakuan pelaku Indra hingga dikembangkan ke pemilik asal paket sabu.

"Ada tiga pria yang kami amankan dini hari itu. Dua pelaku yang diamankan anggota Polsek Tapin Utara terkait kepemilikan narkotika jenis sabu. Satu orang lagi diamankan karena kepemilikan senjata tajam," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved