Berita Batola

Jembatan Mandastana Batola yang Ambrol Diperbaiki, Padahal Dinas PUPR Baru Perbaiki Jembatan Kayu

Jembatan kayu di RT 06, Puntik Tengah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang jebol dilewati truk pengangkut (pasir batu) sirtu, Senin (16/9/19)

Jembatan Mandastana Batola yang Ambrol Diperbaiki, Padahal Dinas PUPR Baru Perbaiki Jembatan Kayu
BANJARMASINOPST.co.id/edi nugroho
Jembatan kayu di RT 06, Puntik Tengah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang jebol dilewati truk pengangkut (pasir batu) sirtu, Senin (16/9/19) sekitar pukul 16:00 Wita lalu akhirnya diperbaiki. Foto jembatan saat sudah diperbaiki dan sebelum diperbaiki. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Jembatan kayu di RT 06, Puntik Tengah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang jebol dilewati truk pengangkut (pasir batu) sirtu, Senin (16/9/19) sekitar pukul 16:00 Wita lalu akhirnya diperbaiki.

“Iya alhamdulillah, Jembatan kayu di RT 06, Puntik Tengah sudah diperbaki oleh pihak sopir. Kita minta truk berat jangan lewat jembatan kayu di RT 06 lagi,” kata Camat Mandastana, Dahtiar Fajar, Senin (30/9/19)

Menurut Fajar, ada kemungkinan sopir truk itu baru dan tidak tahu situasi kondisi jembatan kayu tersebut. Sopir bertanggungjawab memperbaiki jembatan kayu yang jebol tersebut sehingga saat ini jembatan sudah bisa dilewati kembali.

Baca: Ini Bukti Tragedi Cerai Ahok Masih Diingat Veronica Tan Meski BTP Sudah Nikahi Puput Nastiti Devi

Baca: Pemkab Batola Mempersilakan Warga Jejangkit Jemur Padi di Helipad yang Dibangun Senilai Rp 2 Miliar

Baca: Kecemburuan Cut Meyriska pada 2 Artis Lawan Main Roger Danuarta Diungkap Raffi Ahmad

“Warga senang sekali jembatan sudah bisa dilewati kembali,” katanya.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Batola, Edy Supriadi, menyatakan pihaknya sudah ke lapangan mencek ambrolnya jembatan kayu di RT 06, Puntik Tengah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola karena dilewati truk pengangkut (pasir batu) sirtu, Senin (16/9/19) sekitar pukul 16:00 Wita lalu.

“Iya kita sudah ke lapangan mencek kondisi jembatan tersebut. Jembatan tersebut hanya berkapasitas empat ton, tapi dilewati truk dengan kapasitas 9 ton sehingga pasti ambrol. Padahal, Dinas PUPR baru saja memperbaiki jembatan kayu tersebut pada 2018 silam,” katanya.
(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved