Berita Batola

Angkutan Jejangkit Eco Park Batola Bakal Memakai Modifikasi Traktor dan Shuttle Bus

Pemkab Batola pada 2020 ini akan mengebut pembangunan Jejangkit Eco Park di lokasi venue atau panggung utama Hari Pangan Se-dunia (HPS) Desa Jejangkit

Angkutan Jejangkit Eco Park Batola Bakal Memakai Modifikasi Traktor dan Shuttle Bus
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
LAHAN parkir seluar dua (2) hektar untuk para tamu dan pengunjung Hari Pangan Se-dunia (HPS) di Desa Jejangkit, Kabupaten Batola 18 sampai 21 Oktober 2018 silam, kini dijadikan gudang alat mesin pertanian (alsintan) atau ware house dan nantinya dijadikan parkir mobil tamu pengunjung Jejangkit Eco Park. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemkab Batola mempunyai terobosan unik untuk angkutan pengunjung Jejangkit Eco Park dari eks lokasi parkir Hari Pangan Se-dunia (HPS) ke di lokasi venue atau panggung utama HPS di Desa Jejangkit, Kabupaten Batola seluas tiga hektar yang dijadikan Jejangkit Eco Park.

“Iya angkutan pengunjung Jejangkit Eco Park akan menggunakan modifikaksi traktor atau traktor ang dirakit sehingga semurah dan seifisien mungkin. Kalau kita membeli Shuttle Bus atau bus penghubung itu sangat mahal,” kata Bupati Batola, Hj Normiliyani, Selasa (1/10/19)

Menurut Normiliyani, Shuttle Bus ala Jejangkit ini akan mengangkut warga Jejangkit yang datang untuk menikmati Jejangkit Eco Park. Pemkab Batola pada 2020 ini akan mengebut pembangunan Jejangkit Eco Park di lokasi venue atau panggung utama Hari Pangan Se-dunia (HPS) di Desa Jejangkit, Kabupaten Batola 18 sampai 21 Oktober 2018 silam seluas tiga hektar.

Baca: Percepat Pengangkutan, Truk Akan Diparkir di TPS Beratap Kawasan Los-los Pasar Handil Bakti Batola

“Iya kita akan berusaha mengebut pembangunan Jejangkit Eco Park di di lokasi venue atau panggung utama momen HPS mulai awal 2020 sampai November 2022,” katanya

Menurut Normiliyani, di dalam Jejangkit Eco Park nanti akan bebas dari polusi dan asap kendaraan bermotor. Nah, kendaraan dan motor tamu nantinya akan diparkir di lokasi lahan parkir eks HPS seluas dua (2) hektar.

Dijelaskannya, pembangunan Jejangkit Eco Park ini akan dimulai pada 2020 mendatang sampai tiga tahun ke depan. Diharapkan sebelum November 2022, maka Jejangkit Eco Park itu sudah sudah selesai dan dilauching.
“Dua tahun sebelumnya harus ada soft opening Jejangkit Eco Park,” katanya.

Ditambahknnya, Jejangkit Eco Park ini akan dilengkapi kebun binatang mini, wadah berkemah, kolam pemancingan mini, tempat bermain anak-anak, pohon harapan, halaman, lokasi outibond dan wahana wisata air serta lima penginapan untuk keluarga.

“Tapi kalau ada yang mau menginap di cottage di Jejangkit Eco Park, maka itu harus berbayar. Jangan gratis karena untuk mengelola cottage,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved