Berita Batola

Pembangunan Jembatan Simpang Serapat Berangas, Satpol PP Batola Minta Warga Bonkar Bangunan Sendiri

Diakuinya, dari pantuan terakhir sebagian pemilik bangunan sudah membongkar bangunan sendiri tanpa dibongkar oleh pihak Satpol PP.

Pembangunan Jembatan Simpang Serapat Berangas, Satpol PP Batola Minta Warga Bonkar Bangunan Sendiri
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Pembangunan jembatan Simpang Serapat Kabupaten Batola oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - DINAS Satpol PP Kabupaten Batola mendesak agar pemilik puluhan banguanan non permanen di kawasan pembangunan jembatan Simpang Serapat segera membongkar bangunannya sendiri untuk mendukung pembangunan jembatan tersebut oleh pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI.

“Iya pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI sudah menyurati kita agar Pemkab Batola membantu membersihkan area pembangunan jembatan Simpang Serapat yang menghubungkan empat arah baik dari Kalteng, Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Marabahan,” kata Kabid Penertiban umum (Tibum) Satpol PP Kabupaten Batola, Agus Supriyadi, Rabu (2/10/19).

Baca: Safar Bukan Bulan Sial, Amalan Terbaik di Bulan Safar Serta Keistimewaan Bulan Setelah Muharram Ini

Baca: Kekompakan Veronica Tan & Puput Nastiti Devi Saat Jelang Lahiran Anak Ahok BTP Akhirnya Muncul

Baca: Kebohongan Maia Estianty Dibocorkan Dul Jaelani, Terjadi Sebelum Ahmad Dhani Nikahi Mulan Jameela

Baca: Ngaku Tajir, Isi ATM Barbie Kumalasari Diminta Uya Kuya Ditunjukkan, Reaksi Istri Galih Ginanjar?

Baca: Satlantas Banjarmasin Jaring 61 Siswa SMP, Tiga Pelajar Sempat Sembunyi di Rumah Warga

Baca: Tradisi Bakar Lahan di Loksado Tak Bisa Dihindari, HMI HSS Minta Solusi Agar Warga Adat Tak Dipidana

Menurut Agus, pihaknya sudah menggelar sosialiasi kepada puluhan warga pemilik bangunan di sekitar pembangunan Jembatan Simpang Serapat arah Masjid Jamhuri Aisyah di kawasan Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Kelurahan Handil Bakti Kecamatan Alalak.

“Secara lisan sudah kita sosialiasikan dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI. kepada para pemilik bangunan non permanen,” katanya.

Diakuinya, dari pantuan terakhir sebagian pemilik bangunan sudah membongkar bangunan sendiri tanpa dibongkar oleh pihak Satpol PP. Bagi pemilik bangunan yang belum membongkar, untuk segera membongkar sendiri.

“Kita harapkan pembangunan pembangunan jembatan Simpang Serapat bisa selesai pada akhir tahun 2019 ini. Kalau Satpol PP yang membongkar, dikuatirkan kayu-kayunya tidak bisa dimanfaatkan lagi,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved