Berita Banjarmasin

Satgas Anti Narkoba di Kelurahan Sungai Tiung Banjarbaru Sudah Terbentuk, Ini Tujuannya

Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba tingkat masyarakat di Kota Banjarbaru sudah terbentuk yakni di Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka.

Satgas Anti Narkoba di Kelurahan Sungai Tiung Banjarbaru Sudah Terbentuk, Ini Tujuannya
HO/BNNK Banjarbaru
Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba tingkat masyarakat di Kota Banjarbaru sudah terbentuk yakni di Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba tingkat masyarakat di Kota Banjarbaru sudah terbentuk yakni di Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka.

"Kita juga akan membina dan membentuk satgas lainnya di beberapa wilayah lain di Banjarbaru. Karena peran masyarakat sangat diperlukan, baik itu pencegahan hingga pelaporannya," kata Kepala BNNK Banjarbaru, AKBP Sugito, Rabu, (2/10).

Disela-sela kegiatan sosialisasi sekaligus bimbingan teknis terkait Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Novotel Banjarmasin, kepada tokoh masyarakat dan beberapa perwakilan ketua RT di Kota Banjarbaru, AKBP Sugito menegaskan pihaknya menjamin kerahasiaan pelapor informasi dari masyarakat apabila ada indikasi peredaran narkotika di wilayahnya.

"Kita juga tidak akan melibatkan dalam kesaksian di perkara tersebut, jadi masyarakat tak perlu takut," lanjutnya.

Baca: Di Tinggal ke Pasar, Empat Rumah di Desa Banau Rantau, Tanjung, Tabalong Ludes Terbakar

Satgas anti narkoba, terdiri dari beberapa unsur masyarakat. Baik ketua RT, tokoh agama, ASN hingga pemuda karang taruna. Satgas ini bertindak atas kesukarelaan dan kemanusiaan dalam mencegah masuknya narkotika ke wilayah mereka.

Satgas Anti Narkoba ini sangat membantu. Mengingat jumlah anggota BNN katanya juga terbatas untuk masuk sampai ke pelosok.

"P4GN ini kan tugas bersama-sama, termasuk masyarakat langsung. Makanya kita selalu mengimbau agar pencegahan dan pemberantasan narkoba dilakukan tidak hanya lembaga tertentu," tambahnya.

Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Pol. M Aris Purnomo mengatakan bahwa BNNP Kalsel mencatat jika narkoba memang telah masuk ke desa-desa dan pelosok.

Untuk itu perlu peran serta masyarakat dalam menjadi garda depan pencegahan narkoba masuk ke pelosok desa. Diharapkan masyarakat di tingkat RT/RW bisa mendeteksi atau bahkan melaporkan bila ada hal yang mencurigakan.

"Kalau ada yang tertangkap tangan itu lebih bagus lagi, baru kemudian laporkan. Hal yang harus diingat, jangan main hakim sendiri. Masyarakat juga bisa melaporkan lebih awal untuk ditindaklanjuti," tegasnya.

Baca: Bagini Cara Jitu Galuh Wakil 1 Kalsel Dalam Merawat Rambut yang Tertutup Hijab

Peran masyarakat memang dianggap penting. Sebab, diutarakannya bahwa mereka lebih cepat mengetahui atau memantau kondisi di lapangan.

"Masyarakat ini garda depan dalam hal pencegahannya. Tadi, respons masyarakat sangat bagus sekali, bahkan ada satgas khusus di masyarakat yang khusus menangani permasalahan narkotika di wilayahnya, ini sangat saya apresiasi," bebernya. (banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved