Berita Banjarmasin

Satlantas Banjarmasin Jaring 61 Siswa SMP, Tiga Pelajar Sempat Sembunyi di Rumah Warga

Berlokasi di Jalan Belitung Darat atau depan SMPN 5 Banjarmasin, puluhan anggota pun langsung bergerak menjaring sejumlah pelajar bermotor.

Satlantas Banjarmasin Jaring 61 Siswa SMP, Tiga Pelajar Sempat Sembunyi di Rumah Warga
banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani
Sejumlah pelajar di bawah umur terjaring masih menggunakan kendaraan saat ke sekolah, Rabu (2/10/2019) pagi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Puluhan pelajar SMPN 5 Banjarmasin terjaring razia larangan mengendarai sepeda motor yang digelar Satlantas Polrestas Banjarmasin, Rabu (2/9/2019) pagi.

Berlokasi di Jalan Belitung Darat atau depan SMPN 5 Banjarmasin, puluhan anggota pun langsung bergerak menjaring sejumlah pelajar yang kedapatan mengendarai motor.

Namun ada yang menarik di tengah proses razia Rabu kemarin dilaksanakan. Itu setelah tiga orang pelajar masing-masing menunggang sepeda motor berupaya menghindari petugas.

Membanting setang kendaraannya menuju sebuah pemukiman warga atau Komplek Navigasi, tiga pelajar tersebut mendadak tidak menunjukkan batang hidungnya.

Baca: Selamat Hari Batik Nasional 2019, Kumpulan Meme Kocak Hari Batik dari Superman Hingga Google Doodle

Baca: Gelar Sosialisasi, Kapolsek Muara Uya Tabalong Iptu Supriyadi Ingatkan Pelajar Tak Pakai Narkoba

Merasa penasaran dengan keberadaan siswa berseragam biru putih itu, seorang personel kepolisian pun mencoba melacaknya.

Alhasil, ketiga pelajar yang semula menunggang sepeda motor itu pun akhirnya ketemu. Mereka tidak bisa berkutik setelah seorang personel kepolisian memergokinya sengaja bersembunyi ke rumah warga.

Sehingga dengan perasaan menyesal, mereka pun akhirnya mengakui kesalahanya. Ketiga remaja tersebut juga sempat mengawatirkan lama rentang waktu sepeda motornya yang akan ditahan polisi.

" Pak, berapa lama nanti sepeda motor kami ditahan," ujar seorang pelajar kepada petugas.

Sedangkan dengan melibatkan sejumlah personel yang terdiri Ipda Sunaryanto selaku kaur bin ops, Iptu Eska selaku Kanit Gakkum, Aipda Budiono, SH, MH selaku Kasubnit I Dikyasa dan 32 anggota lainnya tersebut, sebanyak 61 pelajar SMP berhasil dijaring Rabu siang itu.

Baca: Satgas Anti Narkoba di Kelurahan Sungai Tiung Banjarbaru Sudah Terbentuk, Ini Tujuannya

Budiono pun mengatakan operasi razia yang pihaknya lakukan Rabu tersebut sebetulnya tidak hanya dilakukan kali itu, melainkan juga telah berkali-kali ke sejumlah sekolah menengah pertama lainnya di wilayah kota Banjarmasin.

" Iya kegiatan operasi ini sebetulnya tidak hanya di sini saja, melainkan sebelumnya kami juga sudah melakukan operasi serupa seperti di SMPN 19, SMPN 25, SMPN 30, SMPN 34, SMPN 14 dan lainnya. Hanya saja bila dibanding dengan sekolah lain, justru di sini yang paling banyak terjaring atau sekitar 61 pelajar, " ungkapnya.

Ia juga mengatakan sebagai bentuk konsistensi jajaran Satlantas Polresta Banjarmasin menekan penggunaan kendaraan terhadap pelajar, akan terus melakukan pengawasan serta operasi serupa ke SMP lainnya.

Sedangkan Kasatlantas Polresta Banjarmasin, Kompol Wibowo, S.I.K, M.H saat dikonfirmasi terkait hal itu dirinya pun membenarkan.

Menurutnya untuk sejumlah pelajar yang terjaring tersebut rencananya selain akan melakukan pembayaran tilang sesuai sms yang dikirimkan BRIva melalui bank BRI, juga akan dilakukan penahanan kendaraannya.

" Sedangkan untuk proses pengambilan (sepeda motor) nanti, kepada para siswa yang terjaring diharapkan untuk membuat surat pernyataan ditandatangani oleh orangtua dan kepala sekolah. Ini tujuannya agar pelanggaran serupa pun diharapkan tidak terulang lagi," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id/ahmad rizki abdul gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved