Berita Batola

Sistem Zonasi, Dinsos Tetapkan Penerima BPNT Batola Maksimal 250 KPM untuk Satu e-Warung

DINAS Sosial Kabupaten Batola memastikan selama pelayanan e-warung untuk keluarga penerima manfaat (KPM) penerima bantuan pangan non tunai (BPNT)

Sistem Zonasi, Dinsos Tetapkan Penerima BPNT Batola Maksimal 250 KPM untuk Satu e-Warung
FOTO MARFUAH DINAS SOSIAL KABUPATEN BATOLA
Warga Kabupaten Batola antusias mencairkan dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Rp110 ribu per bulan ke e-warung terdekat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - DINAS Sosial Kabupaten Batola memastikan selama pelayanan e-warung untuk keluarga penerima manfaat (KPM) penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) di wilayah pelosok kabupaten setempat tidak ada jaringan, maka mesin EDCnya tak akan bisa berfungsi.

“Iya, pelayanan e-warung untuk penerima BPNT akan terkendala selama jaringan internet tidak ada. Tapi informasi terakhir ada EDC offline,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batola, Syekh Fuad, Rabu (2/10/19).

Menurut Fuad, untuk sistem zonasi sudah dilaksanakan untuk penerima BPNT, yakni maksimal 250 KPM untuk satu e-warung.

Dengan sistem zonasi, masyarakat Batola lebih dekat mencairkan BPNT.

Baca: Jawaban Tak Terduga Ayu Ting Ting Soal Somasi Enji Baskoro, Teman Ruben Onsu Sebut I Love You

Baca: Video Adegan Mesra Roger Danuarta & Cut Meyriska Beredar, Teman Mercella Simon Tak Malu Lakukan Ini

Baca: Ketakutan Nikita Mirzani pada Syahrini Disentil Feni Rose, Sebut Luna Maya Ungguli Incess

“Ada sekitar 60 e-warung untuk 17 kecamatan di Batola,” katanya.

Dinas Sosial Kabupaten Batola telah mengembalikan sebanyak 711 lebih kartu keluarga penerima manfaat (KPM) ke kementrian sosial karena tidak berhak lagi menerima bantuan pangan non tunai (BPNT) pada 2019 ini.

“Iya ada sebanyak 711 kartu KPM kita kembalikan ke pemerintah pusat karena tidak berhak lagi,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batola, Syekh Fuad.

Menurut Fuad, sebanyak 711 KPM itu meninggal dunia, pindah alamat dan berubah menjadi keluarga mampu.

Bagi penerima BPNT yang awalnya miskin dan kini menjadi warga mampu dengan kesadaran sendiri menyerahkan kartu BPNT ke dinas sosial.

“Sebanyak 711 kartu BPNT itu sudah kita serahkan ke Kemensos melalui bank yang ditunjuk,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved