Berita Batola

Camat Mandastana Batola Minta Ada Rambu-rambu di Jembatan Puntik Tengah, Takut Terjadi Ini

Camat Mandastana Kabupaten Batola, Dahtiar Fajar mengharapkan pihak dinas perhubungan atau Dinas PUPR memasang

Camat Mandastana Batola Minta Ada Rambu-rambu di Jembatan Puntik Tengah, Takut Terjadi Ini
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Jembatan kayu di RT 06, Puntik Tengah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang jebol dilewati truk pengangkut (pasir batu) sirtu, Senin (16/9/19) sekitar pukul 16:00 Wita lalu akhirnya diperbaiki. Foto jembatan saat sudah diperbaiki dan sebelum diperbaiki. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Camat Mandastana Kabupaten Batola, Dahtiar Fajar mengharapkan pihak dinas perhubungan atau Dinas PUPR memasang rambu-rambu peringatan hati-hati atau larangan tranportasi apa saja yang boleh lewat di Jembatan kayu di RT 06, Puntik Tengah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola.

“Iya kita harapkan ada tanda peringatan dan rambu-rambu larangan tranportasi apa saja yang boleh lewat di Jembatan kayu di RT 06, Puntik Tengah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola. Kan baru saja jembatan itu jebol dilewati truk pengangkut pasir. Jadi perlu ada rambu-rambu,” harap Camat Mandastana, Dahtiar Fajar, Rabu (3/10/19).

Fajar berterimakasih terhadap pengemudi atas tanggungjawab atas runtuhnya jembatan tersebut dan mengingat kan semua agar selalu berhati-hati dalam berkendaraan, terutama saat melewati jembatan Puntik Tengah.

Baca: JADWAL Rekrutmen CPNS 2019 - Ini 5 Catatan Penting dari Badan Kepegawaian Negara Setelah Rakornas

Baca: UPDATE Speedboat Terbakar di Dekat Jembatan Dewi, Motoris Terjun ke Sungai dan Alami Luka Bakar

Baca: Untuk Smart Presensi, Kabib Tibum Batola Harus Berulang-ulang Masuk ke Aplikasi

“Tentunya semua warga masyarakat berdoa semoga tidak terjadi lagi peristiwa terperosok nya truck yang melintasi jembatan,”katanya.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Batola, Edy Supriadi, menyatakan pihaknya sudah ke lapangan mencek ambrolnya jembatan kayu di RT 06, Puntik Tengah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola karena dilewati truk pengangkut (pasir batu) sirtu, Senin (16/9/19) sekitar pukul 16:00 Wita lalu.

“Iya kita sudah ke lapangan mencek kondisi jembatan tersebut. Jembatan tersebut hanya berkapasitas empat ton, tapi dilewati truk dengan kapasitas 9 ton sehingga pasti ambrol. Padahal, Dinas PUPR baru saja memperbaiki jembatan kayu tersebut pada 2018 silam,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved