Berita Banjar

Dengar Suara Gemuruh Saat Makan, Rumah Taibah di Sungai Tabuk Banjar Rusak Dihantam Puting Beliung

Hujan deras disertai angin puting beliung menyapu kawasan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar membuat sedikitnya tiga rumah warga rusak parah.

Dengar Suara Gemuruh Saat Makan, Rumah Taibah di Sungai Tabuk Banjar Rusak Dihantam Puting Beliung
istimewa
Atap rumah warga di Komplek Ariati Sejahtera di Sungai Tabuk Kabupaten Banjar terbang akibat terpaan puting beliung 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tiga rumah di Sungai Tabuk rusak berat. Akibat tiupan puting beliung yang terjadi, Rabu (2/10/2019) sore kemarin. Warga terdampak diantaranya terpaksa menumpang sementara di rumah tetangga.

Puting beliung terjadi tepatnya di Martapura Lama km 11, komplek Ariati sejahtera, kecamatan sungai Tabuk, kabupaten Banjar. Kerusakan parah hingga 80 persen bangunan terkoyak akibat hembusan angin kencang itu.

Beruntung tidak ada korban jiwa pada musibah itu, tercatat dari informasi yang dihimpun reporter banjarmasinpost.co.id dari tiga rumah itu dua diantaranya ada penghuni balita.

"Kami lagi makan, abis itu angin disertai hujan terjadi dan bagian rumah langsung terbongkar. Rumah banjir karena air hujan praktis masuk rumah," ucap korban puting beliung Taibah.

Baca: Unsur Gaib yang Bikin Atta Halilintar Mau Berhubungan Intim dengan Bebby Fey Dibongkar Sosok Ini

Baca: Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sapu Banjarmasin, Dahan Pohon Patah Macetkan Jalan

Baca: Keceplosan Lucinta Luna Ungkap Tarif Saat Sebut Vanessa Angel, Nafa Urbach dan Feni Rose Terkejut

Baca: Penjualan Emas Antam Capai 52 Kg Selama September 2019, Program Brankas LM Berkontribusi 2 Persen

Awalnya ibu ini tak menyangka jika rumah nya itu dihantam puting beliung, dia hanya mendengar suara bergemuruh. Begitu hujan reda dia keluar langsung terkejut melihat bagian rumah rusak.

" Hujan berhenti saya keluar rumah ternyata seng sudah terbang, kamar basah semua air hujan masuk dalam rumah," katanya.

Pemilik rumah terdampak lainnya yakni Ansyari juga terkejut karena saat kejadian dia tak lagi berada dirumahnya.

" Saya lagi diluar rumah saat kejadian. Waktu itu harinya hujan deras. Bagian atap sama belakang rumah ternyata sudah rusak. Saya tinggal sementara ikut tetangga saja dulu," ucapnya.

Diketahui puting beliung di komplek km 11 ni kerap terjadi di musim pancaroba . Tercatat sudah tiga kali musibah dalam tiga tahun terakhir.

"Ya dimbau masyarakat untuk mewaspadai bila ada peringatan dini dari bmkg adanya hujan diiringi petir dan angin deras , mengingat saat peralihan musim selalu terjadi puting beliung. Ya, kab banjar termasuk kawasan rawan puting beliung," ucap Kepala pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin.

Halaman
123
Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved