Berita Kalteng

Disdik Kapuas Gelar Rakor Pelaksanaan Program Peningkatan Berbasis Zona, Ini Sasarannya

Rakor Pelaksanaan Program Peningkatan (PKP) Berbasis Zona Tahun 2019 telah dilaksanakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas, Rabu (2/10/2019).

Disdik Kapuas Gelar Rakor Pelaksanaan Program Peningkatan Berbasis Zona, Ini Sasarannya
HO/Humas Disdik Kapuas
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriyat saat membuka kegiatan Rakor Pelaksanaan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zona Tahun 2019 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Program Peningkatan (PKP) Berbasis Zona Tahun 2019 telah dilaksanakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas, Rabu (2/10/2019).

Acara yang digelar di Aula Disdik Kapuas ini diselenggarakan oleh Bidang Ketenagaan Disdik Kapuas.

Rakor diikuti Pengawas SMP, Kepala UPTD Pendidikan se Kabupaten Kapuas, Kepala Sekolah dan Dewan Guru.

Kepala Bidang Ketenagaan Disdik Kapuas, Yather mengatakan bahwa akan dilaksanakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Berkelanjutan (PKB) melalui PKP Berbasis Zonasi.

"Dimana serentak akan dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober mendatang, terdiri dari 15 Rombongan Belajar (Rombel) dengan bagian Guru SD 12 Rombel, Guru Mata pelajaran IPA 3 Rombel," katanya.

Baca: Antisipasi Balap Liar, Polsek Kahayan Hilir Kabupaten Kapuas Kalteng Lakukan Patroli ke Lokasi ini

Dimana, lanjutnya, nanti akan dilaksanakan selama lima minggu untuk 10 kali pertemuan.

"Pelaksanaannya yaitu di Kecamatan Selat, Tamban Catur, Kapuas Barat, Kapuas Hulu, Timpah, dan Kapuas Tengah," tegas Yather.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, H Suwarno Muriyat menyampaikan, pelaksanaan PKP Berbasis Zonasi mengubah paradigma pendidikan, dari pemerataan akses menjadi peningkatan akses yang bermutu.

"Keterbatasan delapan Standar Kompetensi pun dapat dieliminir," kata Suwarno, Kamis (3/10/2019).

Baca: Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Damai, Perwakilan DPRD HSU Dihadiahi Anak Ayam dan Anak Itik

Yakni, lanjutnya, melalui pemanfaatan secara bersama-sama berbagai Stokholder Pendidikan dalam Zona tertentu.

"Perlu diketahui juga adanya kewajiban sekolah yang sudah maju untuk memiliki mitra kerja atau sekolah imbas," tambahnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved