Berita Banjarbaru

Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM Gelar Seminar Nasional, Ini Harapan Dekan Pahmi Ansyari

Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM Menggelar Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan yang berkelanjutan untuk mendukung kedaulatan pangan

Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM Gelar Seminar Nasional, Ini Harapan Dekan Pahmi Ansyari
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat Menggelar Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan yang berkelanjutan untuk mendukung kedaulatan pangan di Q Mall Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU -  Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat Menggelar Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan yang berkelanjutan untuk mendukung kedaulatan pangan di Q Mall Banjarbaru, Kamis (3/10/2019).

Dalam acara ini dihadiri sebanyak 296 peserta dari seluruh Indonesia, semisal Riau, Bengkulu, Makassar, Palu, Malang dan dan kampus di Kalimantan.

Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat, Pahmi Ansyari, menjelaskan  kegiatan ini rutin dilakukan dan ini yang keenam kalinya digelar. Tujuannya, untuk publikasi ilmiah dalam hasil riset perikanan dan Kelautan.

Dengan pertemuan melalui forum ini,  mereka bisa berkomunikasi antar peneliti. Dan kedua kita mengundang dari Pemerintah sekaligus bisnisman dan komunitas atau masyarakat.

Baca: Inikah Penyebab Ayu Ting Ting Masuk Nominasi Wanita Tercantik Dunia, Ruben Onsu Ungkap Hal Ini

Baca: Biduan Cantik Begaya Anime Ini Sering Dapat Job dari Toko Langganan

Baca: Ini Pedapat Kadis PUPR Tabalong Mengenai Longsor di Desa Hapalah Banua Lawas

Baca: Satu Atap Bangunan Sekolah Rusak Parah, Kepala SMKN 1 Kusan Hulu Siapkan Ruang Cadangan

"Kita akan sinergi kan, universitas ini keunggulannya ini, universitas A keunggulannya ini. Nanti kita akan komunikasikan dan nanti dibentuk pemfokusan dan dibuat rekomendasi," kata Pahmi Ansyari.

Dijelaskan dia, bahwa ULM sendiri punya keunggulan dalam perikanan air tawar dan ini ULM masih menjadi leadernya, sehingga daerah lain juga sambil komunikasi.

"Yang namanya perikanan itu bukan hanya menangkap tapi sampai pembinaan kepada pembinaan indutrial semisal olahahan makanan," kata dia.

Dijelaskan dia di Jepang olahan makanan itu misal dari satu ikan itu bisa sampai diolah 150 makanan lebih variasinya dan di inodesia itu masih minim hanya sekitar 10 saja.

"Karena itu kita terus teliti dan kembangkan. Dan di temu ilmiah seperti ini yang diharapkan," kata Pahmi.

Baca: LINK & Jadwal Pengumuman Pendaftaran CPNS 2019 Terbaru, Siapkan Dokumen Ini Sebelum Daftar

Baca: Saksikan Tanah Longsor di Desa Hapalah Tabalong, Juwita Langsung Lari Menyelamatkan Diri

Baca: Puting Beliung Amuk Anjir Pasar dan Ulu Benteng Batola, 1 Rumah Terdampak

Dalam acara seminar ini hadir, Penyampaian materi Syahri AbduRauf, selaku Direktur Direktorat Pengelolaan Sumberdaya Ikan, Juga ada dari Prof Maftuch selaku guru besar brawijaya Malang, Ada dari Prof Nurjannah (Guru besar IPB) serta pembicara dari ULM Prof Idiannor Mahyuddin (Guru Besar ULM).

"Harapan kami, dari acara ini bisa muncul kreasi baru penelitian baru yang bisa bermanfaat bagi kelautan perikanan.Jadi kedepan juga kami harapkan bukan hanya sekedar seremoni tapi ada tindak lanjutnya karena itu kita undang pula dari pemerintah dan swasta serta indutrinya, " tandas Pahmi Ansyari. (banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved