Berita HSS

Gowes Tour The  Loksado Disambut Antusias,  400-an Goweser Lokal dan Nasional Sudah Mendaftar

Hingga kini ada 400-an peserta yang mendaftar. Peserta akan star 0 kilometer dari Kota Banjarmasin menuju Kecamatan Loksado, HSS.

Gowes Tour The  Loksado Disambut Antusias,  400-an Goweser Lokal dan Nasional Sudah Mendaftar
HO/Dinas Pariwisata HSS untuk Banjarmasin Post
Pemandangan alam di Bukit Langara, Loksado, Hulu Sungai Selatan, HSS. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Gowes Tour The Loksado bakal di gelar pada 19 hingga 20 Oktober 2019 mendatang. Event nasional yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, bekerjasama dengan Banjarmasin Post dan didukung Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Hulu Sungai Selatan itu tak hanya disambut antusias goweser lokal. Tapi juga goweser dari berbagai provinsi di Indonesia.

Koordinator Lapangan,  Agus Junaidi menjelaskan, hingga kini ada 400-an peserta yang mendaftar. Peserta akan star di Tugu 0 kilometer Kota Banjarmasin menuju Kecamatan Loksado, HSS.

Selanjutnya, akan finish di Wisma Graha Wisata Amandit, Desa Hulu Banyu. Tiba di Loksado, semua peserta menginap di di sejumlah penginapan yang ada di kawasan wisata alam tersebut.

Baca: Mantan Kadisbudpar Kalteng Akhirnya Ditahan, Kajati Eksekusi Saidina Aliansyah Cs

Baca: Disdik Kapuas Gelar Rakor Pelaksanaan Program Peningkatan Berbasis Zona, Ini Sasarannya

Baca: Mantan Kadisbudpar Kalteng Akhirnya Ditahan, Kajati Eksekusi Saidina Aliansyah Cs

Agus menjelaskan, Gowes Tour The Loksado merupakan even yang bertujuan mengenalkan objek wisata di Kalsel, salah satunya Loksado melalui olah raga bersepeda. Sambil mengayuh sepeda, peserta, khususnya dari luar Kalsel bisa mengenal kota Banjarmasin, serta kabupaten-kabupaten yang dilintasi, yaitu Kabupaten Banjar, Tapin dan Hulu Sungai Selatan.

Sedangkan menuju Loksado yang menjadi destinasi utama, goweser bisa merasakan kesejukan dan keindahan alam Loksado dengan masyaraatnya yang ramah.

Joki bamboo rafting di kawasan objek wisata Loksado HSS saat mengendalikan rakit di antara bebatuan.
Joki bamboo rafting di kawasan objek wisata Loksado HSS saat mengendalikan rakit di antara bebatuan. (HO/Disporapar HSS)

Para goweser yang berminat mencoba bamboo rafting, kata Agus juga dipersilahkan sebelum pulang, selama kondisi air sungai amandit memungkinkan. Sementara,informasi yang diperoleh dari Dinas Pariwisata HSS, selama musim kemarau, kondisi sungai Loksado sampai sekarang masih surut, sehingga jeram-jeramnya kurang menantang. Diperkirakan Nopember  mendatang, debit sungai sudah normal dan menarik untuk rafting.

Meski demikian, masih ada objek wisata alam lainnya, yang juga menarik. Seperti pemandian air panas di Tanuhi, wisata Budaya mengunjungi balai adat Malaris, air terjun Haratai serta spot lainnya. Seperti bukit Langara, bukit Halinjuang, dan lainnya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved