Ekonomi dan Bisnis

Harga Sawit Terkini Rp 1.200 Per Kg, Gapki Kalsel Bakal Rangkul Lebih Banyak Pengusaha Sawit

Sempat terkoreksi dua pekan terakhir, harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) berada di kisaran Rp 1.200 per kilogram.

Harga Sawit Terkini Rp 1.200 Per Kg, Gapki Kalsel Bakal Rangkul Lebih Banyak Pengusaha Sawit
Istimewa/Gapki Kalsel.
Prosesi pelantikan Gapki Kalsel masa bakti 2019-2024. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sempat terkoreksi dua pekan terakhir, harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) berada di kisaran Rp 1.200 per kilogram.

Hal ini disebutkan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, Suparmi di sela pelantikan ketua umum dan pengurus Gapki Kalsel masa bakti 2019-2024, Rabu (2/10/2019).

"Adanya harga tersebut semoga masyarakat masih bisa mendapatkan keuntungan. Kecuali ada beberapa yang menjual ke tengkulak di bawah Rp 1.000, mudah-mudahan tidak ada lagi," jelasnya.

Ditambahkannya, produktivitas CPO di Kalsel alami tren peningkatan mencapai 1.120.000 per kg per tahun dengan luasan lahan 425 ribu hektare. Untuk melakukan peningkatan ini, pihaknya melakukan pemberhentian pembukaan pabrik sawit di Kalsel dan melakukan peremajaan perkebunan sawit masyarakat.

Baca: Ini Pedapat Kadis PUPR Tabalong Mengenai Longsor di Desa Hapalah Banua Lawas

"Yang kami telah upayakan dengan benih baru unggul, telah dihasilkan sekitar 39.000 kg per hektare per tahun. Dulu 8.000-21.000 kg, sekarang dengan bibit baru tembus 39.000 kg per hektare per tahun. Per pohon bisa hasilkan 39.000 Kg dengan bibit unggul," ungkapnya.

Sementara itu, di masa kepengurusan yang baru, Ketua Umum Gapki Kalsel, Eddy Sapta Binti berupaya memperbaiki struktur organisasi untuk meningkatkan perkebunan sawit di tengah ketidaktabilan ekonomi global.

"Program kerja kami yang akan dilakukan adalah memperkuat organisasi itu sendiri dan merangkul lebih banyak pengusaha perkebunan kelapa sawit di tengah penjualan minyak sawit yang tidak menguntungkan saat ini," ucapnya.

Baca: Pemprov Kalsel Rombak Jabatan Direksi PT Bangun Banua, Dirut Ari Bastari Dicopot

Saat ini ada sekitar 50 anggota Gapki Kalsel dari 100 lebih pengusaha perkebunan sawit. Dalam program jangka panjang pihaknya berupaya merangkul para pengusaha agar dapat bergabung dan bersama memajukan industri sawit di Kalsel. Meskipun diakui Eddy saat ini potensi sawit tidak menguntungkan akibat fluktuasi.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor berharap para pengusaha sawit bersama-sama memberantas dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Kalsel. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved