Berita Tanahlaut

KPPN Pelaihari Gelar Video Conference dengan Seluruh Mitra Kerjanya, Ternyata Ini Tujuannya

Demi informasi penting tentang pedoman pelaksanaan anggaran akhir tahun 2019 segera tersampaikan kepada seluruh Satker

KPPN Pelaihari Gelar Video Conference dengan Seluruh Mitra Kerjanya, Ternyata Ini Tujuannya
Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari
KPPN Pelaihari menyelenggarakan Video Conference dengan seluruh Satker mitra kerjanya kemarin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Demi informasi penting tentang pedoman pelaksanaan anggaran akhir tahun 2019 segera tersampaikan kepada seluruh Satker, KPPN Pelaihari menyelenggarakan Video Conference dengan seluruh Satker mitra kerjanya kemarin.

Materi yang disampaikan kali itu adalah mengenai ketentuan dalam Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor Per-13/PB/2019 tentang pedoman pelaksanaan penerimaan dan pengeluaran pada akhir tahun anggaran 2019.

KPPN Pelaihari menyampaikan ketentuan akhir tahun anggaran tersebut melalui berbagai media sebagai sarana komunikasi. Baik melalui Forum WhatsApp Group, surat, dan Video Conference seperti yang dilaksanakan kali itu.

"Ya mengingat pentingnya materi yang harus dipahami Satker agar tidak melakukan kesalahan dalam pelaksanaan anggaran di akhir tahun 2019 ini," terang Kepala KPPN Pelaihari Woro Triwening Renggani kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (3/10/2019).

Baca: Ayu Ting Ting Saingi Song Hye Kyo Singkirkan Nagita Slavina Hingga Luna Maya, Voting Sempat Diprotes

Baca: Aksi Demo Kian Marak, Begini Saran Mahasiswa Cantik Kabupaten Banjar Ini

Baca: Air Leding PDAM Intan Banjar di Manarap Kertak Hanyar Keruh Mirip Kecap, Ini yang Dilakukan Warga

Dalam video conference ketentuan yang disampaikan meliputi pedoman penerimaan negara yang disampaikan oleh Kepala Seksi Bank, Kukuh Budiwasono, pedoman pengeluaran negara yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pencairan Dana dan Manajemen Satker, Widyastuti Puji Lestari dan pedoman pelaporan oleh pegawai pada Seksi Verifikasi, Akuntansi dan Kepatuhan Internal, Joko Prastiyo.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Satker dengan jumlah saluran yang bergabung dalam Video Conference ini sejumlah 32 saluran dari 30 Satker. Dengan kemudahan teknologi ini ada Satker yang bergabung melalui lebih dari satu saluran. Hal tersebut menunjukkan antisiasme, dukungan dan perhatian Satker terhadap program yang diselenggarakan KPPN Pelaihari.

"Tentu juga kesadaran akan pentingnya pemahaman mengenai ketentuan pelaksanaan anggaran," tambah Woro.

Kali itu juga disampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan Satker antara lain terkait batas akhir penyampaian dokumen, baik pengajuan SPM atau pendaftaran data kontrak ke KPPN.

Selain itu juga terkait ketentuan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) periode akhir tahun yang baru diimplementasikan pada tahun 2019 ini.

Serta ketentuan-ketentuan lain yang tidak boleh luput dari perhatian Satker.

Halaman
12
Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved