Berita Jakarta

Mensesneg Pratikno Sebut Ada Typo pada UU KPK, Mahfud MD Minta Semua Pihak Tunggu Jokowi

Menurut Mahfud MD, Presiden Jokowi mempunyai semua instrumen yang diperlukan untuk mengambil pertimbangan dan memutuskannya.

Mensesneg Pratikno Sebut Ada Typo pada UU KPK, Mahfud MD Minta Semua Pihak Tunggu Jokowi
TRIBUN NEWS / DANY PERMANA
Menteri Sekretariat Negara, Pratikno, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menjelaskan memang Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) hasil revisi sudah dikirim DPR ke Presiden Jokowi.

Sementara itu, Mahfud MD meminta semua pihak menunggu keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait Undang-Undang KPK hasil revisi.

Menurut Mahfud MD, Presiden Jokowi mempunyai semua instrumen yang diperlukan untuk mengambil pertimbangan dan memutuskannya.

"Mari kita tunggu keputusan Presiden dan apapun keputusannya, karena beliau adalah pemegang otoritas tertinggi di negara ini, ya kita harus hormati," ucap Mahfud MD saat ditemui di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019).

Baca: Bambang Soestatyo Terpilih Jadi Ketua MPR RI 2019-2024, Fransi Gerindra Sempat Ngotot Ajukan Muzani

Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan ini juga meminta agar hal tersebut tidak dijadikan polemik.

Ia menyebut, jika terus dipolemikan tidak akan selesai masalah UU KPK.

Terlebih, saat ini sejumlah pihak sudah mengajukan uji materi UU KPK ke MK.

"Materinya Ada. Enggak selesai-selesai nanti," ucapnya.

Ada typo

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menjelaskan memang Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) hasil revisi sudah dikirim  DPR ke Presiden Jokowi.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved