Kriminalitas Tapin

Pura-Pura Buang Air, Doni Gasak Handphone dan Uang di Rumah Warga Binuang Tapin

Wiraswasta itu ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar pasal 362 KUH Pidana karena mencuri di rumah korbannya, Jalan Bendungan Binuang.

Pura-Pura Buang Air, Doni Gasak Handphone dan Uang di Rumah Warga Binuang Tapin
HO/Humas Polres Tapin
Doni Kurniawan (32) terduga pelaku pencurian dibekuk Reskrim Polsek Binuang, Rabu (2/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Doni Kurniawan (32) memperlihatkan dua unit handphone saat berfoto bersama anggota Unit Reskrim Polsek Binuang dan anggota Buser Polres Tapin di serambi pintu masuk Kantor Mapolsek Binuang.

Pria yang beralamat di Jalan Jawa Rt 001/001 Kelurahan Binuang Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) itu kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Binuang, Kamis (3/10/2019).

Wiraswasta itu ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar pasal 362 KUH Pidana karena mencuri di rumah korbannya, Jalan Bendungan Rt 006/003 Kelurahan Binuang Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin, Provinsj Kalsel.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id dari Humas Polres Tapin, Kamis (3/10/2019), pelaku berhasil menggasak harta korban berupa handphone dan uang milik korban, pada Kamis 12 September 2019 lalu, sekitar pukul 13.00 Wita.

Baca: Pria Ini Kedapatan Lagi Nimbang Paketan Sabu Saat Satresnarkoba Menggerebek Rumahnya

Pelaku mampir di warung korban memesan segelas teh manis. Tak berapa lama, pamit ingin menumpang buang air di toilet rumah korban atau tepatnya di rumah belakang warung milik korban.

Korban tak menaruh curiga sehingga mempersilahkan korban menumpang buang air di toilet rumahnya yang saat itu hanya ada ayah dan ibu korban yang berusia manula.

Tak lama, pelaku keluar dari rumah korban bertanya lagi dimana kios penjual rokok. Korban masih belum curiga lantas memberitahu kalau kios penjual rokok di depan warungnya.

Pesanan segelas teh es belum diminum, pelaku sudah pergi mengendarai sepeda motor mencari rokok dan tidak kembali hingga korban ingin mengambil handphone di rumah.

Korban kemudian ingin mengambil handphone. Betapa kagetnya korban, satu unit OPPO warna merah Type A3s, satu unit handphone merk Samsung Type J2 Prime serta satu buah handphone merk Nokia lenyap.

Baca: Bobol Bangunan Sarang Walet di Kapuas Barat dan Curi Sejumlah Peralatan, Dua Pelaku Diringkus Polisi

Kecurigaan korban mengarah kepada pelaku karena hanya pelaku yang dipersilakan korban leluasa memasuki rumah orangtunya hingga korban mengalami kerugian dengan total Rp 5,3 juta.

Hasil penyelidikan polisi, pelaku terdeteksi berada di sekitar Kelurahan Raya Belanti Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel.

"Polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku, Senin (30/9/2019) sekitar pukul 21.00 Wita, selanjutnya membawa pelaku dan barang bukti untuk diproses lebih lanjut," ujar Paur Humas Polres Tapin, Aipda Puryaji. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved