Berita Banjarbaru

Satu dari Enam Penerbangan Pagi Delay Karena Jarak Pandang di Bandara Syamsudin Noor

Maski hujan sudah turun beberapa hari, tak menggaransi bahwa asap hilang. Buktinya masih ada asap yang menyelimuti kawasan seputar Bandara

Satu dari Enam Penerbangan Pagi Delay Karena Jarak Pandang di Bandara Syamsudin Noor
KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWAR
Kabut asap pekat menyelimuti Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin, pada Kamis (129/9/2019) pagi menyebabkan 7 penerbangan tertunda keberangkatannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Maski hujan sudah turun beberapa hari, tak menggaransi bahwa asap hilang. Buktinya masih ada asap yang menyelimuti kawasan seputar Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Kamis (3/10/2019).

Dari enam penerbangan yang ada satu diinformasikan bahwa memang sempat ada satu pesawat laporannya delay sementara karena jarak pandang memburuk, namun kini sudah bisa terbang lagi.

"Pagi ini ada keterlambatan tapi nggak signifikan ya," kata Humas PT Angkasapura 1 Syamsudin Noor, Aditya Putra Patria.

Ada pesawat dengan kode penerbangan GA530 tujuan Banjarmasin-Jakarta yang harusnya berangkat 07.25 Wita, namun mundur sedikit dan sudah mengudara 08.20 Wita.

Baca: Ayu Ting Ting Saingi Song Hye Kyo Singkirkan Nagita Slavina Hingga Luna Maya, Voting Sempat Diprotes

Baca: Kabut Asap Kembali Menebal di Kota Banjarbaru dan Martapura, Begini Kondisinya

Baca: Ustadz Maulana Bongkar Kelakukan Nikita Mirzani di Penjara, Seteru Elza Syarief dan Farhat Protes

"Hal itu delay karena visibility turun ke 400 meter," sebut Aditya Putra Patria.

Diuraikan Aditya Putra Patria, pagi ini juga ada Wings iw1382 tujuan batulicin reschedule jadi 13.20 Wita.

"Untuk penerbangan pesawat dengan kode Iw1382 reschedule (Dijadwal ulang). Tapi ini bukan karena asap, melainkan karena alasan operational," tandas Aditya Putra Patria. (banjarmasinpost.co.id /lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved