Puting Beliung
Atap Rumah Beberapa warga di Anjir Pasar Terangkat dan Terbang Diterjang Puting Beliung
Namun hujan yang terjadi di sejumlah daerah di Kalimantan Selatan pada Kamis (3/10) sekitar pukul 15.30 Wita disertai angin kencang.
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Setelah kemarau panjang, hujan pun mulai datang.
Namun hujan yang terjadi di sejumlah daerah di Kalimantan Selatan pada Kamis (3/10) sekitar pukul 15.30 Wita disertai angin kencang.
Sedemikian kencangnya puting beliung hingga merusak sejumlah rumah warga Desa Anjir Pasar Kota 1 (Handil Tura) RT 4 Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Baritokuala.
“Atap rumah kayu milik Wandi, Bapak Victor, Ibu Nurlaila dan H Utar terangkat dan terbang,” kata Ilman, warga Anjir Pasar Kota 1.
Baca: MAU Beasiswa ke Luar Negeri dan Peroleh Dana Rp 18,5 Juta per Bulan? Di Sini Tempatnya
Baca: Tarif Lucinta Luna Terungkap Saat Sebut Vanessa Angel, Buat Nafa Urbach dan Feni Rose Terkejut
Baca: VIRAL, Video Wisudawan Joget Entah Apa yang Merasukimu Bikin Heboh di Twitter, Ngakak So Hard
Baca: Tangis Cut Meyriska di Bahu Roger Danuarta Saat Evakuasi Badai, Trauma Sahabat Marcella Simon
Mereka kini mengungsi ke rumah keluarga atau tetangga.
Camat Anjir Pasar Husaini membenarkan puting beliung mengamuk di wilayahnya.
“Setahu saya kecamatan lain juga kena puting beliung,” katanya.
Musibah serupa terjadi di Kelurahan Ulu Benteng RT 7 Kecamatan Marabahan.
“Untuk sementara hanya dua rumah yang atapnya terbang,” kata Akbar, warga Ulu Benteng.
Camat Marabahan, Eko Purnono Sakti, mengatakan rumah di Ulu Benteng yang mengalami kerusakan milik Misriati (65) dan Tarmo (50).
“Di Kampung Tengah Kelurahan Marabahan Kota ada satu rumah yang terdampak puting beliung. Namun menurut informasi rumah itu kosong,” katanya.
Dia pun mengatakan pemkab telah menyerahkan bantuan sementara berupa terpal untuk menutup rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpost-edisi-cetak-jumat-4102019.jpg)