Berita Tabalong

Longsor Mulai Terjadi di Banua Lawas Tabalong Terdapat 3 Titik, Ini yang Dilakukan Warga

Longsor terjadi di Desa Hapalah Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, Rabu (02/10/2019). Longsor sudah mulain terjadi sejak dua minggu lalu

Longsor Mulai Terjadi di Banua Lawas Tabalong Terdapat 3 Titik, Ini yang Dilakukan Warga
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurnia Wati
Longsor terjadi di Desa Hapalah Kecamatan Banua Lawas, Rabu (02/10/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Longsor terjadi di Desa Hapalah Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, Rabu (02/10/2019). Longsor sudah mulain terjadi sejak dua minggu lalu dan terdapat di tiga titik.

Kepala Desa Hapalah Nurdin mengatakan tiga titik terjadi longsor di RT 02 sepanjang 100 meter, di RT 01 sepanjang 50 meter dan di Rt 03 sepanjang 50 meter.

Warga telah melakukan gotong royong untuk perbaikan sementara dengan membuat jalan setapak dengan menguruk menggunakan tanah pinggir sungai.

"Dengan adanya longsor lagi rencananya kami akan melakukan gotong royong kembali untuk memperbaiki jalan," ujarnya. Gotong royong dilakukan secara sukarena dan pihak desa membantu untuk menyediakan konsumsinya.

Baca: Tarif Lucinta Luna Terungkap Saat Sebut Vanessa Angel Buat Nafa Urbach dan Feni Rose Terkejut

Baca: VIRAL, Video Wisudawan Joget Entah Apa yang Merasukimu Bikin Heboh di Twitter, Ngakak So Hard

Baca: Ayu Ting Ting Dapat Lawan Berat di Nominasi Wajah Tercantik Dunia 2019, Ini 5 Pesaingnya yang Cantik

Nurdin menambahkan jalan yang terkena longsor masih dalam proses peninggian jalan. Menggunakan dana desa sebesar Rp 20 juta dilakukan pengurukan tanah dan sirtu sepanjang 100 meter di Rt 02. Pengurukan tanah sudah dilakukan beberapa hari lalu.

"Kami tinggal menguruk menggunakan sirtu, masih ada sisa lima rit sirtu yang belum sempat digunakan," ungkapnya.

Nurdin menambahkan dengan adanya longsor ini pihaknya masih akan berfokus untuk membuat tanggul dan jalan sementara untuk memudahkan aktifitas warga sehari hari.

Peningkaran kualitas jalan dipinggir sungai juga akan dilakukan pada tahun mendatang dengan pembangunan siring dan sudah masuk dalam perencanaan pembangunan untuk 2020. "Kami akan bangun siring, melanjutkan siring yang ada untuk dipinggir sungai," ungkapnya.

Nurdin menambahkan jalan yang longsor bukan merupakan jalan satu satunya karena diseberang sungai terdapat jalan yang memang dibangunkan Pemerjntah daerah dan posisinya cukup jauh dari sungai.

Untuk jalan dibelakang rumah Rt 02 rencananya akan dibangun kembali jalan melaluo program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), para 2018 sudah dilakukan pembangunan jalan sepanjang 300 meter melalui program tersebut.
(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved