Berita Banjarmasin

Programkan Penyiringan Kawasan Pasar Beras di 2020, Pemko Banjarmasin Anggarkan Rp 10 Miliar

Bidang Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin akan melakukan penyiringan kawasan pasar beras.

Programkan Penyiringan Kawasan Pasar Beras di 2020, Pemko Banjarmasin Anggarkan Rp 10 Miliar
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Penyiringan susun sewa (Rusunawa) baru yang ada di kawasan Teluk Kelayan, Banjarmasin Selatan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II. Pada 2020, Pemko dengan anggaran Rp10 miliar akan menyiring kawasan Pasar Beras sungai Muara Kelayan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bidang Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin telah merencanakan penyiringan kawasan pasar beras.

Untuk melaksanakan program penyiringan ini, Pemko Banjarmasin telah menganggarkan dana Rp10 miliar.

Menurut Kabid Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Hizbul Wathony , Jumat (4/10/19) menyatakan pada 2020 kawasan pasar beras akan dilakukan penyiringan dengan anggaran Rp10 miliar.

Program ini, akan berjalan seperti yang direncanakan sepanjang lahanya sudah tuntas dibebaskan.

"Tahun ini kami sudah usulkan ke Perkim untuk pembebasan lahan di kawasan Pasar Beras. Harapannya tahun ini lahan sudah bebas dan pada 2020 kawasan pasar beras akan dilakukan penyiringan oleh dinas PUPR kota,” katanya.

Baca: Pengumpulan Zakat Baznas Kalsel Lebihi Target, Capai Rp 7,6 Miliar

Baca: Usulan Formasi CPNS 2019 Daerah Kalsel dan Kalteng, Pendaftaran via Link sscasn.bkn.go.id

Baca: Malasnya Raffi Ahmad Pulang Karena Terpincut Biduan Diungkap Vicky Prasetyo, Suami Nagita Bereaksi

Baca: Iis Permata Sari Kebanjiran Job, Sampai Nyanyi Syukuran Anggota DPRD Kalsel

Menurut Tony, penyiringan kawasan pasar beras akan mempercantik kawasan Muara Sungai Kelayan.

Diperkirakan penyiringan kawasan pasar beras mencapai 150 meter dan nantinya bakal menemani siring di seberangnya yang tahun ini dikerjakan BWS Kalimantan II.

"Kan di seberangnya, di depan Rusunawa sudah dilakukan penyiringan oleh BWS. Tinggal pemko tahun depan yang mengerjakan di seberangnya sehingga siring pun berseberangan sehingga terlihat cantik," kata Tony.

Baca: Viral di Medsos! Penyanyi Opera Emily Zamourka Jadi Gelandangan Karena Kehilangan Biola

Baca: Jauhi Zona Degradasi, Ini Kata Djanur Jelang Kalteng Putra vs Barito Putera

Baca: UMKM di Banjar Tumbuh Pesat, Wajib Pajak di Banjar Pun Meningkat, Begini Strategi KP2KP Martapura

Dijelaskan Tony konsep penyiringan kawasan pasar beras itu sama seperti siring yang ada di sepanjang Sungai Martapura. Namun lebar pedestariannya atau lantai buat pejalan kaki hanya sekitar 3 meter.

"Kalau yang sudah ada lebarnya antara 4,5 sampai 5 meter” tegas Tony.

(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved