BPost Cetak

Bupati Balangan Jadi Tersangka Kasus Penipuan, Begini Jawaban Pengacara Ansharudin

Bupati Balangan, H Ansharuddin Oleh penyidik Ditreskrimum Polda Kalsel, dia telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan.

Bupati Balangan Jadi Tersangka Kasus Penipuan, Begini Jawaban Pengacara Ansharudin
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Bupati Balangan H Ansharuddin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Bupati Balangan, H Ansharuddin,  tengah berurusan dengan aparat hukum.

Oleh penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalsel, dia telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan.

Dari foto dokumen yang didapat BPost, Ansharuddin pernah dipanggil penyidik pada 4 September 2019 untuk dimintai keterangan sebagai tersangka.

Dia dilaporkan oleh Dwi Putra Husnie pada 1 Oktober 2018. Ditreskrimum pun memulai penyidikan pada 29 Mei 2019.

Baca: Syahrini Dibela Sahabat Maia Estianty Saat Dituding Pakai Barang Palsu, Istri Reino Incar Anak Buaya

Baca: Raffi Ahmad Tantang Bukti Selingkuh dari Nagita Slavina, Nia Ramadhani Minta Maaf

Baca: Adegan Terlalu Mesra Roger Danuarta dan Cut Meyriska Dikritik, Sahabat Marcella Simon Berbulan Madu

Kabar terbaru, berkas kasus dugaan penipuan ini telah masuk ke kejaksaan. Bahkan berkas yang dikirim penyidik polda telah dinyatakan rampung oleh kejaksaan.

Dari informasi yang dihimpun, kasus ini muncul karena Dwi merasa dirugikan. Cek yang diterima pelapor dari tersangka ternyata cek kosong. Dwi pun melaporkan kasus ini ke polisi.

Saat dikonfirmasi pada Jumat (4/10) siang, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes M Rifai membenarkan Ansharuddin telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan oleh penyidik Ditreskrimum.

Baca: Cemburu Citra Kirana Lihat Rezky Aditya dan Febby Rastanty Pasca Berbalas Cinta di Instagram

Baca: Tuding Syahrini Beli Followers, Istri Reino Barack Cueki Nikita Mirzani dan Incar Anak Buaya

Baca: Nasib Pernikahan Luna Maya Terancam Diungkap Mbak You, Ini Saran Raffi Ahmad Pada Eks Ariel Noah

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat dan Kata Mutiara HUT ke-74 TNI tahun 2019 untuk IG FB dan WA

Dia disangka melakukan pembayaran dengan menggunakan cek kosong. Berkasnya telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan. Namun penyidik belum melimpahkan berkas dan tersangka ke kejaksaan.

Kuasa hukum Ansharuddin, Muhamad Pazri, saat dihubungi, tak menampik kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskimum Polda Kalsel.

Dia mengatakan ada tuduhan penipuan terhadap Ansharuddin. Ini terkait peminjaman uang sebesar Rp 1 miliar antara kliennya dan Dwi pada Senin 2 April 2018 sekitar pukul 11.00 Wita di Rattan Inn Banjarmasin.

Namun Pazri membantah transaksi tersebut. Ini karena pada saat itu Asharuddin berada di Balangan melaksanakan pelantikan 65 anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) di Paringin.

Acara dilanjutnya dengan makan siang. Malamnya, bupati mengikuti salat hajat hari jadi Kabupaten Balangan.

“Ini dibuktikan dengan adanya foto kegiatan, undangan acara, surat keputusan pelantikan serta ada saksi. Jadi tidak benar dan tidak pernah terjadi seperti yang dituduhkan Dwi bahwa ada transaksi pinjam meminjam uang tersebut,” papar Pazri.

Baca: 7 Bulan Nikah, Pria di Padang Ini Cekik Istri Sampai Tewas, Sering Dengar Istri Telpon Pria Lain

Baca: 19 Tahun Jadi Istri Kedua, Nita Thalia Hanya Sekali Seminggu Dijenguk Suami, Begini Perasaanya

Baca: Rem Blong, Truk Ini Picu Tabrakan Beruntun di Padang-Bukit Tinggi, Satu Penumpang Tewas

Ditanya apakah kliennya kenal dengan pelapor? Pazri mengatakan kenal. Mengenai cek kosong senilai Rp1 miliar yang menjadi dasar Dwi melapor ke polisi, Pazri mengatakan uang itu rencananya untuk menyelesaikan masalah hukum yang dialami kliennya. Namun pembayaran tak jadi dilakukan karena masalah tersebut telah beres,

Pazri pun tak mengelak kliennya sudah diperiksa dalam status tersangka beberapa waktu lalu dan kasusnya telah P21. (banjarmasinpost.co.id/irfani rahman)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved