Berita Banjarmasin

Kerjasama Cambridge University, ULM Fasilitasi Tes Kemampuan Bahasa Inggris bagi Mahasiswa Baru

Mahasiswa-mahasiswi baru Universitas Lambung Mangkurat (ULM) tampak asyik menjawab soal-soal tes Bahasa Inggris menggunakan komputer

Kerjasama Cambridge University, ULM Fasilitasi Tes Kemampuan Bahasa Inggris bagi Mahasiswa Baru
banjarmasinpost.co.id/mariana
Pelaksanaan Cambridge English Placement Test (CEPT) bagi mahasiswa-mahasiswi baru ULM 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mahasiswa-mahasiswi baru Universitas Lambung Mangkurat (ULM) tampak asyik menjawab soal-soal tes Bahasa Inggris menggunakan komputer, bertempat di laboratorium komputer ULM, Sabtu (5/10/2019).

Puluhan mahasiswa tersebut bagian dari 2.500 orang mahasiswa baru, yang berkesempatan mengikuti tes kemampuan dasar Bahasa Inggris yang difasilitasi pihak rektorat.

Pelaksana Kegiatan, Lilin Indrawati menjelaskan, kegiatan ini merupakan Mou dari Briton English Education dengan ULM untuk pelaksanaan Cambridge English Placement Test (CEPT).

"Dari 2.500 mahasiswa, saat ini ada 1.664 orang yang mengikuti tes sudah berjalan selama empat hari. Satu hari ada lima sesi dilakukan, per sesi diberikan waktu 45 menit per orang secara bergantian atau bertahap dari pukul 09.00-16.00 Wita," jelas Lilin yang juga sebagai Kabag Akademik ULM kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Gimmick Robby Purba dan Ayu Ting Ting Dibahas Melaney Ricardo, dengan Sophia Latjuba Eks Ariel NOAH?

Baca: Benarkah Mulan Jameela Hanya Lulusan SMA? Bandingkan Istri Ahmad Dhani dan Desy Ratnasari

Baca: Pembelaan Sahabat Maia Estianty untuk Syahrini Bukan Tentang Jet Pribadi Istri Reino Barack

Ditambahkannya, sisa kuota mahasiswa yang belum mengikuti tes akan dilaksanakan dalam waktu dekat dan segera dirilis jadwalnya, pelaksanaan tes harus rampung sebelum 14 Oktober 2019.

Sementara itu, Direktur Cambridge Assesment Indonesia 003, Sirajuddin Tenri menuturkan, rangkaian tes dimulai dengan placement test yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dasar bahasa Inggris mahasiswa baru.

"Sehingga mulai Januari 2020 nanti akan ada pembelajaran Bahasa Inggris selama dua semester yang disesuaikan dengan level-level mahasiswa berdasarkan placement test," paparnya.

Placement test sendiri menguji kemampuan dasar yang meliputi listening, reading dan writing.

Setelah memasuki tahap akhir kuliah atau sebelum wisuda, akan diberlakukan tes akhir yang meliputi keseluruhan skill yakni listening, reading dan writing, dan speaking dan berhak mendapatkan sertifikat.

Di akhir masa perkuliahan, sertifikat dari Cambridge University ini sebagai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang juga sebagai syarat kelulusan bagi mahasiswa.

"Sertifikat ini setara dengan TOEFL dan IELTS, bisa digunakan untuk melamar pekerjaan, juga untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, serta melamar beasiswa. Perbedaannya adalah TOEFL dan IELTS hanya berlaku dua tahun, sedangkan Sertifikat Cambridge University berlaku seumur hidup," imbuhnya.

Dia turut mengapresiasi gebrakan yang luar biasa dari Rektor ULM yang telah bekerjasama dengan salah satu universitas ketiga terbaik di dunia yaitu Cambridge University.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved