Berita Regional

Peninggalan Majapahit? Arkeolog Temukan Tengkorak Manusia dan Runtuhan Menara di Situs Kuno

Para arkeolog menemukan fragmen yang diduga merupakan tengkorak manusia di area petirtaan kuno di Jombang, Jawa Timur.

Peninggalan Majapahit? Arkeolog Temukan Tengkorak Manusia dan Runtuhan Menara di Situs Kuno
KOMPAS.COM/MOH. SYAFIƍ
Petirtaan SumberbejiArca burung garuda dan struktur menara, dua diantara sekian banyak temuan benda kuno di lokasi situs petirtaan kuno di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JOMBANG - Para arkeolog menemukan fragmen yang diduga merupakan tengkorak manusia di area petirtaan kuno di Jombang, Jawa Timur.

Fragmen yang diduga tengkorak manusia itu ditemukan saat tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, melakukan ekskavasi situs petirtaan kuno yang ada di dasar sendang Sumberbeji.

Petirtaan kuno yang ditemukan di dasar sendang Sumberbeji, berada di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Arkeolog BPCB Jatim, Wicaksono Dwi Nugroho mengungkapkan, sejak Selasa (1/10/2019) lalu, pihaknya melakukan ekskavasi tahap kedua di petirtaan kuno yang ada di dasar sendang Sumberbeji.

Saat melakukan ekskavasi, para arkeolog menemukan puluhan keping pecahan porselin, 2 jaladwara dari batu andesit, runtuhan bekas menara, serta fragmen yang diduga sebagai tengkorak manusia.

Baca: BREAKING NEWS - Menantu Elvy Sukaesih Ditangkap Polisi, Ditemukan Sabu Sebanyak Ini

Baca: GEGER TUYUL Gerayangi Warga Bandung, Anehnya Uang Tak Diambil Semua Cuma Rp 50-200 Ribu

Baca: Hidayat Meninggal saat Sholat Subuh, Sempat Oleng di Rakaat Pertama & Tak Ada Indentitas di Saku

Wicaksono mengatakan, fragmen yang diduga tengkorak manusia itu ditemukan di bawah runtuhan menara. Struktur bangunan menara itu diyakini menjadi bagian tak terpisahkan dari petirtaan.

Posisi menara yang runtuh, sebelumnya diduga berada di sisi barat bangunan petirtaan.

Lokasi persisnya berada di tengah agak ke barat di antara arca garuda dan ujung saluran air kuno yang tersambung dengan bangunan petirtaan.

"Posisi jaladwara itu berada di bawah runtuhan menara. Di bawah menara juga kita temukan indikasi atau dugaan tengkorak manusia yang ditemukan kemarin, Jumat sore," kata Wicaksono, saat ditemui Kompas.com, Sabtu (5/10/2019).

Untuk memastikan bahwa fragmen yang ditemukan tersebut merupakan tengkorak atau bukan, pihaknya melibatkan tim ahli dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved