Berita Banjarmasin

Studium Generale Aisyiah di Banjarmasin, Para Guru Diimbau Tidak Abaikan Teknologi dan Belajar ini

Para tenaga pendidik alias guru hendaknya jangan abaikan teknologi karena teknologi adalah sesuatu hal yang vital.

Studium Generale Aisyiah di Banjarmasin, Para Guru Diimbau Tidak Abaikan Teknologi dan Belajar ini
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
-acara staduim General, Resepsi Milad 1 Abad TK Aisyiyah dan Seminar Nasional 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Para tenaga pendidik alias guru hendaknya jangan abaikan teknologi karena teknologi adalah sesuatu hal yang vital.

Hal ini disampaikan Prof Dr Eng Imam Robandi saat menjadi pembicara dalam Studium Generale, Symposium Nasional dalam rangka Resepsi Milad 1 Abad Tk Aisyiyah dan Seminar Nasional di Gedung BTIKP di Jalan Perdagangan Banjarmasin Utara, Sabtu (5/10/2019) siang.

Mengambil tema Guru Kompetitif Era Industri 4.0 Melalui Penguasaan Teknologi Masa Kini, Iman mengatakan teknologi wajib dipelajari oleh bapak ibu pengajar dan jangan diabaikan.

"Karena teknologi itu hal yang vital. Nanti yang akan menguasai perguruan tinggi Unair, ITB dan lainnya adalah anak-anak kita kedepannya," tuturnya.

Ditambahkannya tidak ada siswa yang cemerlang kalau gurunya tak cemerlang dan ia berharap para guru terus belajar seperti belajar merekam aktivitas murid dan sekitar.

Baca: Raffi Ahmad Tantang Bukti Selingkuh dari Nagita Slavina, Nia Ramadhani Minta Maaf

Baca: Adegan Terlalu Mesra Roger Danuarta dan Cut Meyriska Dikritik, Sahabat Marcella Simon Berbulan Madu

Baca: Syahrini Dibela Sahabat Maia Estianty Saat Dituding Pakai Barang Palsu, Istri Reino Incar Anak Buaya

Ia pun berharap guru harus enjoy dan jangan stres.

Ia berharap bapak ibu guru berinovasi dengan murid-murid bisa merekam aktivitas siswa, ajak mereka berbicara, edit kemudian orangtua disuruh melihat.

"Ortu murid suruh datang, pamerkan hal itu, hal ini salah satu cara meluluhkan wali murid,kalau dokumennya kertas saja, taunya gimana," jelasnya.

Dikatakannya ada tiga hal yang perlu diketahui para guru pertama adalah Afektif yakni yang berhubungan dengan hati, kemudian psikomotorik berhubungan dengan raga dan kognitif berhubungan dengan otak.

"80 -90 persen bapak ibu bermain di ranah afektif," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Irfani Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved