Berita Banjarmasin

Menteri Pendidikan Wacana Pisahkan Pancasila & Kewarganegaraan, Guru di Kalsel Minta Kembalikan PMP

Terkait wacana pemisahan Pancasila dan Kewarganegaraan belum ada keputusan dan petunjuk teknisnya dari Dinas Pendidikan Kalsel.

Menteri Pendidikan Wacana Pisahkan Pancasila & Kewarganegaraan, Guru di Kalsel Minta Kembalikan PMP
kompas.com/MOH. SYAFIƍ
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, usai menjadi pembicara dalam acara Tablig Akbar dan Silaturrahmi warga Muhammadiyah di Lapangan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (28/7/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terkait wacana pemisahan Pancasila dan Kewarganegaraan belum ada keputusan dan petunjuk teknisnya dari Dinas Pendidikan Kalsel.

"Belum ada, nanti tunggu tindak lanjut pastinya aja," kata Kasi Kurikulum SMA, Gustu Muriyadi.

Hal senada diutarakan oleh Kepala LPMP Kalsel, Nuryanto, dimana masih belum menerima informasi soal rencana pemisahan mata pelajaran itu. "Belum dapat info, nanti saja," kata dia.

Sementara wanaca itu di lempar oleh Menteri Pendidikan Muhadjir Effendi di Surakarta di Solo, Jumat lalu.

Menurut Menteri masing-masing materi yang diberikan tenaga pengajar, bisa lebih efektif diterima oleh peserta didik.

Baca: Berpose Begini, Ayu Ting Ting Disorot Pasca Ramai Pengakuan Robby Purba, Bagian Tubuh Ini Disoal

Baca: KRONOLOGI Seorang Perempuan di Balangan Digoyang Teman Suaminya di Malam Gelap

Baca: VIRAL, Video Emak-emak Nekat Ngebut dengan Motornya di Tol Gunung Sari Surabaya

Menurut guru di Banjarbaru, Khasim, justru yang bagus harusnya dikembalikan ke yang dulu, ketika materi belajar Pendidikan Moral Pancasila (PMP).

"Karena zaman sekarang moral itu harus dimasukkan. Karena pendidikan moral itu akan terkikis kalau tidak dimasukkan. Rasa luntur moral itu ada apalagi seiring perkembangan zaman," tandasnya. (banjarmasinpost.co.id/lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved