BPost Cetak

Polda Kalsel Terapkan Tilang Elektronik, 15 CCTV Awasi Pengendara di Banjarmasin

Polda Kalsel berencana menerapkan tilang eletronik dan Kota Banjarmasin dijadikan pilot project. Sebanyak 15 Kamera CCTV di pasang di traffic light

Polda Kalsel Terapkan Tilang Elektronik, 15 CCTV Awasi Pengendara di Banjarmasin
BPost Cetak
Polda Kalsel berencana menerapkan tilang eletronik dan Kota Banjarmasin dijadikan pilot project. Kabarnya, ada 15 titik di ibu kota Kalsel ini yang dipantau kamera. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN, BPOST - Sebuah pelang menempel di tiang traffic light perempatan Jalan S Parman dengan Jalan Tarakan dan Jalan Pulau Laut Banjarmasin.

Sejak Kamis (3/10/2019), pelang peringatan itu dipasang oleh petugas Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalsel.

“Anda memasuki kawasan pemberlakuan tilang elektronik Ditlantas Polda Kalsel. Diawasi CCTV E-TLE. Patuhi Peraturan Berlalulintas.” Demikian tulisan di pelang bercat hijau itu.

Polda Kalsel berencana menerapkan tilang eletronik dan Kota Banjarmasin dijadikan pilot project. Kabarnya, ada 15 titik di ibu kota Kalsel ini yang dipantau kamera.

Sosialiasi gencar memang belum dilakukan. Namun foto petugas memasang pelang tersebut marak beredar di media sosial seperti grup WhatsApp.

Baca: Live Streaming Trans7 MotoGP Thailand 2019 Sirkuit Buriram, Siaran Langsung Trans 7 Pukul 12.00 Wib

Baca: Ditetapkan Tersangka, Bupati Ansharuddin Minta Polisi Berlaku Adil

Baca: Gara-gara Judi, Pria di Ogan Ilir Tewas Ditembak Lawan Main

Baca: Viral, Detik-detik Polisi di Bogor Tendang Driver Ojol, Sudah Minta Maaf Tetap Dikasari

Tanggapan netizen pun beragam. Kebanyakan dari mereka ingin tahu kapan tilang eletronik dilaksanakan dan bagaimana proses tilang hingga pembayaran denda. Bahkan ada yang khawatir tilang eletronik tidak mampu membedakan pelanggar lalu lintas apakah pemilik kendaraan atau bukan.

Hal ini juga dipertanyakan Hendri Setiawan, pengendara yang dimintai komentarnya. Warga Alalak Kabupaten Baritokuala yang bekerja di Banjarmasin ini mengatakan banyak hal yang perlu dijelaskan polisi melalui sosialisasi.

Sementara itu pantauan BPost, setidaknya ada tiga titik yang dipasangi pelang tersebut. Selain di Jalan S Parman, perempatan Jalan Lambung Mangkurat-Jalan Pangeran Samudera dan perempatan Jalan Veteran-Jalan Gatot Subroto.

Meskipun belum diterapkan, pelang cukup bikin keder pengendara hingga tidak melanggar lampu merah.

“Bagus saja . Jadi tak ada lagi yang menerobos karena itu membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ucap Roni, pengendara yang dimintai komentarnya.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved