Berita Banjarmasin

TPA Regional Mangkrak, Anggaran DLH Pemko Banjarmasin Terancam

Harapan Pemerintah Kota Banjarmasin bisa memanfaatkan TPA (Tempat pemprosesan akhir) regional tahun ini sedikit terkendala.

TPA Regional Mangkrak, Anggaran DLH Pemko Banjarmasin Terancam
ho/humas pemko banjarbaru
Peninjauan TPA regional Banjarbakula oleh jajaran Dishub Pemko Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Harapan Pemerintah Kota Banjarmasin bisa memanfaatkan TPA (Tempat pemprosesan akhir) regional tahun ini sedikit terkendala.

Menghentikan sementara waktu pembuangan sampah ke kota Banjarbaru, hal itu dikarenakan adanya pembuatan akses khusus terhadap setiap armada pengangkut sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Mukhyar pun membenarkannya. Menurutnya pembuat akses baru dikarenakan adanya penolakan dari warga sekitar jalan pemukiman dilalui armada sampah.

" Nah, menindaklanjuti hal itu, kini pihak UPT pun sedang membuat akses baru," jelas Mukhyar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin.

Baca: BERLANGSUNG LIVE MOLA TV - Live Streaming Man City vs Wolves di Liga Inggris, Ini Susunan Pemain

Baca: Ketakutan Roger Danuarta Saat Sifat Jelek Cut Meyriska Ditanyakan Terungkap, Vicky Prasetyo Bereaksi

Baca: LINK TV Online Mola TV! Live Streaming Southampton vs Chelsea di Liga Inggris, Live TVRI!

Namun persoalan tidak sampai di situ, melainkan terhentinya pembuangan sampah ke TPA regional rupanya juga memaksa anggaran DLH kota Banjarmasin yang telah dialokasikan untuk operasional pun terancam mengendap.

Mukhyar mengatakan adapun besar anggaran yang kemungkinan tidak terpakai tersebut mencapai Rp 500 juta. Itu merupakan biaya operasional pengangkut lima truk sampah ke TPA regional.

" Ya lumayan lah. Karena kan kita harus mengoperasikan lima unit sehari untuk pembuangan sampah ke sana. Sedangkan bila sehari harus bolak balik tiga kali, berarti satu mobil kan 15 ton, tinggalkan dikalikan lima. Jadi termasuk di situ biaya bbm-nya," jelasnya.

Meskipun demikian, Mukhyar berharap TPA regional bisa telah kemaluan dibuka 2020 mendatang. Sehingga pembuangan sampah yang semula terhenti saat ini, bisa kembali dilaksanakan awal tahun mendatang.

" Ya mudah-mudahan lah tahun depan bisa terealiasi. Karena kami pun paham, persoalannya adalah akses yang dilalui merupakan jalan pemukiman warga. Nah untuk itu, kini pihak UPT pun sedang berupaya membuat akses baru," ungkapnya. (banjarmasinpost.co.id/gha)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved