Facebook Umumkan Hapus Ratusan Akun Palsu, Sebagian Diduga Terlibat Upaya Separatisme

Facebook terus memerangi akun palsu dan beragam Pages (halaman) serta grup radikal yang beroperasi di media sosial miliknya.

Facebook Umumkan Hapus Ratusan Akun Palsu, Sebagian Diduga Terlibat Upaya Separatisme
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Facebook terus memerangi akun palsu dan beragam Pages (halaman) serta grup radikal yang beroperasi di media sosial miliknya.

Baru-baru ini, Facebook mengumumkan telah menghapus ratusan akun palsu yang sebagian di antaranya diduga melancarkan gerakan terkoordinasi untuk mendukung upaya separatisme di Papua Barat.

Sebagian lainnya berlawanan dan mengkritisi pergerakan kemerdekaan tersebut.

"Orang-orang di belakang jaringan ini menggunakan akun palsu untuk mengelola Pages, menyebarkan konten, dan mengalihkan pengguna ke situs lain," tulis Nathaniel Gleicher, Head of Security Facebook, dalam laporannya.

Unggahan akun-akun palsu tersebut ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Baca: VIRAL Bule Amerika Ini Cengengesan Pakai Baju Adat Bugis saat Nikahi Wanita Sulawesi

Baca: Lama Menghilang, Chand Kelvin Dituduh Hamili Fans, Teman Raffi Ahmad & Olga Syahputra Diteror!

Baca: Bayi Kembar Irish Bella-Ammar Zoni Meninggal Dunia, Simak Ceramah Ustadz Abdul Somad Terkait Ini

Baca: Film Joker Tumbangkan Rekor Venom, Cuma Sepekan Sudah Raup Rp 3,26 Triiliun

Meski pemiliknya berupaya menyamarkan identitas, Facebook menemukan keterkaitan antara akun-akun palsu dengan perusahaan media InsightID asal Indonesia.

Jumlah akun palsu yang dihapus mencakup 69 akun Facebook, 42 Pages, dan 34 akun Instagram.

Dua Pages yang dihapus antara lain bernama "Papua West" dan "West Papua Indonesia".

Akun-akun dan laman palsu tersebut memiliki pengikut (follower) berjumlah cukup besar.

Gleicher menjelaskan setidaknya 410.000 akun mengikuti satu laman atau lebih di Facebook.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved