Berita Banjar

NEWSVIDEO : Disapu Angin Kencang, Atap Teras PAUD Terpadu Darunnajah Martapura Ambruk

Diguyur hujan deras disertai angin kencang, atap teras PAUD Terpadu Darunnajah ambruk.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sejak Senin (07/10/2019) aktivitas belajar mengajar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Darunnajah, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), terhenti. Ini menyusul ambruknya atap teras tambahan pada bangunan setempat.

"Minggu sore kemarin sekitar pukul 16.00 Wita kejadiannya. Pas hujan lebat ada angin ribut yang menghantam atap teras sekolahan kami. Ambruk begini jadinya," ucap Sri Suhartini, pengajar PAUD Terpadu Darunnajah.

Untuk saat kejadian hari libur sehingga tidak ada korban. Pasalnya pada hari kerja, saat sore pun ada aktivitas belajar mengajar di lembaga pendidikan tersebut. "Sore mulai pukul 16.00 Wita hingga 17.30 Wita di sini ada kegiatan belajar mengajar TPA/TKA," timpal Kepala PAUD Terpadu Darunnajah Hj Kasmaliya.

Akibat ambruknya atap teras tambahan tersebut, beber Suhartini, aktivitas belajar mengajar terpaksa dihentikan. Sejak Minggu malam melalui grup social chat pihaknya menginformasikan kepada wali murid melalui sementara waktu mulai Senin 7 Oktober aktivitas belajar mengajar diliburkan.

Baca: Pastikan Pelsus Batubara Tak Kapalkan Batubara Illegal, KPK Sidak Pelsus PT Talenta Bumi

Baca: Sukses Berbisnis Sasirangan Dengan Modal Rp 400 Ribu, Omzet Irwan Kini Capai Rp 12 JUta

Baca: Bukti Barbie Kumalasari di Amerika Diperlihatkan pada Uya Kuya, Foto Istri Galih Naik Roller Coaster

Baca: Tak Tahan Dicabuli Ayah Kandung Hingga Hamil, Gadis Remaja Ini Kabur dan Lapor ke Polisi

Namun ada beberapa wali murid yang tidak tahu informasi tersebut karena tak memiliki ponsel berfitur social chat. Mereka kaget saat tiba di lokasi menyaksikan atap teras ambruk yang nyaris menutupu seluruh area depan sekolah tersebut. Setelah mendapat penjelasan dari guru-guru setempat, mereka pun balik kanan.

Hingga kapan diliburkan? "Nah ini yang kami belum bisa memastikan. Harapan kami secepatnya. Saat ini kami masih minta bantuan ke Disdik Banjar untuk memperbaiki atap yang ambruk ini," ucap Suhartini.

Pantauan di lokasi, bangunan PAUD Terpadu Darunnajah yang berada di Jalan Veteran itu terdiri dari dua unit gedung yang membentuk seperti huruf T. Ukuran atap teras tambahan berkonstruksi baja ringan tersebut sekitar 3x4 meter yang memayungi beberapa unit fasilitas bermain anak.

Bagian depan atap teras tambahan atau kanopi tersebut ambruk hingga menyentuh tanah. Sedangkan atap bagian belakang masih menggantung pada bagian teras gedung. Kondisinya memang merisaukan karena posisinya telah melengkung.

"Itu kan bahaya kalau sewaktu-waktu roboh. Karena itu kami memutuskan untuk meliburkan anak-anak hingga atap ini nanti sudah selesai diperbaiki," ucap Suhartini.

Ada tiga lokal ruangan yang terdampak langsung karena posisi atap yang ambruk teronggok menutupi pintu. Tiga ruangan tersebut yakni lokal satu ruangan TK A dan dua ruangan TK B.

Baca: Diwajibkan Tinggal di Ibu Kota Kabupaten, Begini Tanggapan Anggota DPRD Tanahlaut

Baca: Diwajibkan Tinggal di Ibu Kota Kabupaten, Begini Tanggapan Anggota DPRD Tanahlaut

Baca: Rusak Teralis Sel, Empat Napi Ini Gagal Kabur dari Lapas Banjarbaru, Ternyata Otaknya Mantan Polisi

Sementara tiga ruangan lainnya (gedung terpisah) masih aman yakni ruang kantor, ruangan PAUD dan ruangan TK A.

Meski begitu pihak sekolah dini setempat tak berani memanfaatkan dua lokal ruangan tersebut karena khawatir jika sewaktu-waktu atap di bagian ujung yang masih menggantung terlepas dan roboh.(banjarmasinpost.co.id/ida royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved