B Focus Urban Life

SPAM Banjarbakula Belum Optimal, saat Kemarau, Banjarmasin Masih Terancam Krisis Air Bersih

Hingga kini krisis air bersih saat musim kemarau masih dialami warga Banjarmasin dan beberapa warga kabupaten dan kota di sekitarnya.

SPAM Banjarbakula Belum Optimal, saat Kemarau, Banjarmasin Masih Terancam Krisis Air Bersih
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (7/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hingga kini krisis air bersih saat musim kemarau masih dialami warga Banjarmasin dan beberapa warga kabupaten dan kota di sekitarnya.

Saat kemarau, banyak warga yang kesulitan mendapatkan air bersih.

Tak ayal, PDAM sebagai perusahaan penyedia air bersih pun rela menyediakan air untuk warga khususnya yang tinggal di pinggiran.

Padahal, jika program Banjarbakula yang berupa sistem penyediaan air minum (SPAM) terwujud, diyakini krisis air saat kemarau takan terjadi.

Sayang proyek tersebut belum berdampak optimal terhadap beberapa kota.

Baca: Video Keanehan Saat Pemakaman Bayi Kembar Irish Bella & Ammar Zoni, Cek Juga Kondisi Kejiwaan Ibel

Baca: KEREN! Lewat Fitur Ini, Instagram Menjajal Lebih Dulu Barang yang Mau Kamu Jual, Tak Perlu Model

Baca: Seusai Video Syur, Kini Foto Bebby Fey Tanpa Busana Beredar & Viral, Bersama Atta Halilintar?

Baca: Ikutan Ayahnya, Maia Estianty Sindir Barbie Kumalasari? Simak Kata-kata Lucu Eks Duet Mulan Jameela

Termasuk bagi Kota Banjarmasin.

Humas PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin, M Nur Wakhid tak memungkiri kontribusi pemanfaatan SPAM Banjarbakula masih sangat kecil terhadap kota Banjarmasin.

Bahkan saat kemarau, jaringan pengairan SPAM Banjarbakula yang diharapkan bisa berkontribusi besar membantu pendistribusian air bersih ke Banjarmasin masih rendah.

"Masih kecil, bahkan masih nol koma sekian," kata Wakhid.

Padahal jika Banjarbakula selesai, Wakhid pun meyakini Banjarmasin akan merdeka atas ketersediaan air baku.

Banjarmasin tak perlu kawatir dengan ancaman intrusi air laut yang kerap melanda setiap musim kemarau.

Karena selain memiliki tiga sumber air baku yakni Intake Sungai Bilu, Sungai Tabuk dan Pematang, juga SPAM Banjarbakula.

Wakhid pun berharap jika perpipaan Banjarbakula nanti telah rampung, keberadaannya bisa langsung terhubung dengan IPA Pramuka, bukan pada intake Pematang.

Ini untuk menekan biaya produksi air bersih.

"Karena kalau turun di intake Pematang, sama saja mengandalkan di Sungai Tabuk. Makanya diharapkan langsung terhubung ke IPA Pramuka," jelasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved