B Focus Urban Life

Warga Batola yang Belum Terlayani Air Bersih Perpipaan Mencapai 62 Persen

Direktur Utama PDAM Kabupaten Batola Sumadi, Minggu (6/10), menegaskan pada musim kemarau untuk pelayanan air bersih jelas mengalami gangguan

Warga Batola yang Belum Terlayani Air Bersih Perpipaan Mencapai 62 Persen
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (7/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Direktur Utama PDAM Kabupaten Batola Sumadi, Minggu (6/10), menegaskan pada musim kemarau untuk pelayanan air bersih jelas mengalami gangguan sumber air baku yang terintrusi air laut sehingga asin.

Dengan demikian air hasil olahan juga mengalami penurunan kualitas menjadi asin.

Dijelaskannya, untuk cakupan pelanggan PDAM Batola saat ini 38 persen penduduk dari jumlah penduduk di Kabupaten Batola yang tersebar di 17 kecamatan.

Sementara untuk warga Batola yang belum terlayani air bersih perpipaan itu mencapai 62 persen.

Baca: Resmi Bercerai, Song Hye Kyo Ikuti Langkah Syahrini, Mantan Song Joong Ki Akhirnya Aktif Lagi di IG

Baca: Perempuan ini Mengaku Harus Mengeluarkan Uang Membeli Air untuk Keperluan MCK

Baca: Video Keanehan Saat Pemakaman Bayi Kembar Irish Bella & Ammar Zoni, Cek Juga Kondisi Kejiwaan Ibel

Baca: Seusai Video Syur, Kini Foto Bebby Fey Tanpa Busana Beredar & Viral, Bersama Atta Halilintar?

Namun pelayanan air bersih bukan hanya melalui perpipaan, tapi melalui program pansimas Dinas PUPR yang pengelolaannya diserahkan ke masyarakat.

Menurutnya, meski program Banjarbakula untuk air bersih terwujud, namun sampai saat ini Kabupaten Batola belum tersentuh.

Program air bersih Banjarbakula tetap tidak bisa mengatasi air bersih 100 persen problem air bersih saat musim kemarau karena konsentrasi wilayah Banjarbakula hanya pada wilayah Selatan yakni Anjir Muara, Anjir Pasar, Tamban, Tabunganen dan Mekarsari.

Padahal problem air bersih meliputi hampir 80 persen wilayah Batola.

Termasuk Belawang, Wanaraya, Barambai, Cerbon, Rantau Bedauh dan Marabahan.

Wilayah tersebut tidak termasuk wilayah Banjarbakula.

Ditambahkan Sumadi, untuk layanan air bersih Anjir Muara dan Anjir Pasar tanpa Banjarbakula pada 2020 sudah bebas air asin karena penganbilan air baku juga dari Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, sama dengan air baku PDAM Cabang Alalak sekarang.

Lebih lanjut, Sumadi menambahkan, untuk menyempurnakan layanan air bersih di Kecamatan Tamban, Tabunganen Dan Mekarsari hanya tinggal menyambungkan jaringan pipa distribusi ke wilayah tersebut dari IPA kecamatan Anjir Muara dan Anjir Pasar.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved