Berita Kalteng

Peringatan BPN Kalteng kepada Pemilik Lahan yang Tak Terawat dan Terbakar

Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama Polda Kalteng membuat aturan dalam menjaga lahan agar tetap terpelihara dan tidak terbakar untuk menghindari

Peringatan BPN Kalteng kepada Pemilik Lahan yang Tak Terawat dan Terbakar
polda kalteng
Lahan terbakar di proses polisi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama Polda Kalteng membuat aturan dalam menjaga lahan agar tetap terpelihara dan tidak terbakar untuk menghindari agar tidak terjadi kabut asap.

Selama musim kebakaran lahan, petugas terus mencatat dan memproses hukum pembakar lahan, juga pemilik lahan-lahan yang terbakar, bahkan memberikan tindakan tegas kepada pembakar serta pemilik lahan dengan sanksi tertentu.

Kebakaran lahan tidak tampak lagi, setelah hujan yang turun dengan itensitas tinggi terus mengguyur Kalteng.

Udara Kalteng sudah terbebas dari kabut asap dampak kebakaran lahan dan hutan.

Baca: Rincian Formasi Rekrutmen CPNS 2019, Cek Mekanisme Pendaftaran di Link sscn.bkn.go.id & www.bkn.goid

Baca: Seluk Beluk Mirror Syndrome yang Diderita Irish Bella Pasca Bayi Kembar Ammar Zoni & Ibel Meninggal

Baca: Pengganti Cita Citata Setelah Ngamuk Jelang Manggung, Rekan Zaskia Gotik & Via Vallen Ungkap Ini

Baca: Transformasi Veronica Tan Seusai Cerai dari Ahok & BTP Nikahi Puput Nastiti Devi, Ada Afgan & Reza

Kepala BPN Kalteng, Pelopor, menegaskan, saat ini aturan kepemilikan lahan semakin diperketat, salah satunya dengan mengenakan sanksi kepada pembakar lahan maupun pemilik lahan yang terbakar, karena dinilai lalai menjaga lahannya.

Menurut dia, bukan hanya pemilik lahan perorangan yang dkenakan sanksi jika lahan yang dimiliki tidak terpelihara lalu terbakar, korporasi juga kena sanksi jika lahan miliknya terbakar, seperti akan dicabut izin usahanya.

"Untuk pemilik lahan perorangan, di bagian belakang sertifikatnya akan ada catatan, bahkan lahan yang memiliki surat kepemilikan atau sertifikat bisa dibekukan jika pemilik tidak mengurus lahannya danmengakibatkan lahan tersebut terbakar.

"Pemilik lahan juga akan kena sanksi jika lahan dibiarkan terlantar dan terbakar," ujarnya.

Sementara itu, saat kebakaran lahan di Kalteng terjadi sporadis, dalam dua bulan ini sudah ada beberapa pemilik lahan terlantar dan terbakar yang dipanggil polisi untuk di proses pihak kepolisian dan BPN untuk pembekuan sertifikatnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved