BPost Cetak

Sambut TMMD Ke-106 Kodim 1001/Amuntai-Balangan, Diyasa Lebih Mudah Keluar Dusun

Warga Dusun Libarusungkai terhibur dengan pelebaran jalan yang dilakukan peserta TMMD Ke-106 Kodim 1001/Amuntai-Balangan.

Sambut TMMD Ke-106 Kodim 1001/Amuntai-Balangan, Diyasa Lebih Mudah Keluar Dusun
BPost Cetak
BPost Edisi, Selasa (8/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Warga Dusun Libarusungkai RT 3 Desa Binuangsantang Kecamatan Halong Kabupaten Balangan akhirnya bisa memiliki jalan lebar dan nyaman untuk keluar kampung dan menuju pusat desa. Sebelumnya mereka harus melewati jalan selebar kurang dari dua meter sepanjang hampir 12 kilometer.

Akibatnya jarang sekali warga yang bepergian keluar kampung. Terlebih saat musim hujan. Jangankan bersepeda motor, jalan kaki pun sulit.

Belum lagi masalah alat komunikasi. Diyasa, perempuan yang lahir hingga menikah tinggal di anak desa tersebut, mengaku menggunakan telepon seluler mereka harus ke tempat yang tinggi agar bisa mendapatkan secuil sinyal.

Warga Libarusungkai sebelumnya tinggal terpisah. Oleh pemerintah, mereka ditempatkan dalam kawasan dan dibangunkan rumah pada 2011. Untuk pendidikan anak-anak, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama pun didirikan.

Baca: Kenali Twin to Twin Transfusion Syndrome (TTTS) yang Bikin Bayi Irish Bella & Ammar Zoni Meninggal

Baca: Si Palui: Taumpat Walut

Baca: Lawan Martapura FC di Stadion Demang Lehman Sore Ini, PSIM Tidak Pasang Target Muluk

Baca: Stress Syahrini Diusir di Sands Theatre Singapura, Istri Reino Barack Blak-blakan Cerita Sebenarnya

Namun akses jalan belum dipikirkan. Akibatnya warga jarang ke pusat desa, terkecuali untuk belanja atau berobat. Tak jarang Diyasa menitip keperluan kepada tetangga.

Oleh karena jarang berinteraksi dengan orang luar, warga merasa gembira jika ada kunjungan atau berangkat ke kota.

Lebih parah lagi, hingga kini listrik belum masuk ke dusun tersebut. Diyasa dan beberapa warga biasanya ikut men-charger atau mengisi daya ponsel di SD. Karena sekolah itu menggunakan listrik tenaga surya.

Kendati kehidupan di Libarusungkai banyak kekurangan, warga yang rata-rata suku Dayak Pegunungan Meratus itu tinggal dengan damai. Mereka rukun meski memiliki agama yang berbeda. Apalagi kadang ada moment bersama berupa kegiatan adat Dayak.

Warga sedikit terhibur dengan pelebaran jalan yang dilakukan peserta Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-106 Kodim 1001/Amuntai-Balangan.

Aparat dari Pemkab dan warga juga turun tangan mulai dari pembersihan jalan, penebangan pohon untuk pelebaran, hingga pemasangan papan untuk proses pengecoran. Mereka bergotong royong meski ada alat berat yang dikerahkan untuk mempermudah pengerjaan.

“Ini merupakan bentuk pengabdian TNI kepada rakyat,” ucap Wakil Komandan Satgas TMMD 106 sekaligus Perwira Penghubung Mayor Inf M Chairul.

Baca: Ditetapkan Tersangka, Bupati Balangan Ansharuddin Tetap Mencalonkan Diri Pada Pilkada Balangan

Baca: Pimpinan DPRD Kalsel Janjikan Perubahan, Tak Ada Lagi Kunker Berjamaah

Baca: Gerebek Hotel di Banjarmasin, Petugas Ditnarkoba Polda Kalsel Sita 1 Kg Sabu, Libatkan Napi di Lapas

Selain memperbaiki jalan, TNI, Pemkab Balangan dan warga juga melakukan bedah rumah, merehab masjid dan beberapa kegiatan lainnya.

Chairul pun berharap dengan adanya pengecoran jalan, akses anak desa tersebut bisa menjadi lebih mudah. Selain itu program TMMD ia harapkan rampung tepat waktu dan berjalan lancar. (isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved