Berita Bisnis

Tak Ada Dampak ke Kalsel Sriwijaya-Garuda Rujuk, Begini Imbauan Asita Kalsel Imbau ke Biro Travel

Tak Ada Dampak ke Kalsel Sriwijaya-Garuda Rujuk, Asita Kalsel Imbau Biro Travel Top Up Deposit Seperlunya

Tak Ada Dampak ke Kalsel Sriwijaya-Garuda Rujuk, Begini Imbauan Asita Kalsel Imbau ke Biro Travel
banjarmasinpost.co.id/mariana
Petugas ticketing PT Lintas Barito Express Banjarmasin sedang cek harga tiket. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sriwijaya Air resmi rujuk dengan Garuda Indonesia.

Hal ini terjadi setelah menyepakati komitmen bersama untuk terus melanjutkan kerja sama manajemen (KSM) dengan pemegang saham Sriwijaya Air Group.

Terkait hal ini, tampaknya tidak mempengaruhi peningkatan jumlah penumpang.

Sekretaris Asosiasi Agen Perjalanan Wisata (Asita) Kalimantan Selatan (Kalsel), Siti Aisyah mengatakan, pilihan penerbangan yang terbatas membuat Sriwijaya Air tidak memiliki banyak peminat. 

Baca: Jelang Penutupan Cabang, Nasabah Masih Transaksi di Kantor Bank HSBC di Jalan A  Yani Banjarmasin 

Baca: Raffi Ahmad Juga Raba Artis ini di Depan Nagita Slavina Sebelum Video Angela Lee Beredar

Baca: Hari H Pernikahan Luna Maya Disebut Kahiyang Ayu, Mantan Ariel NOAH Ikuti Jejak Mantan Reino Barack?

Baca: Jawab Tudingan Cita Citata Diteriaki Gila, Yusuf Oeblet Sebut Malu Soal Teman Ayu Ting Ting

Baca: Kisah Ruben Onsu Diselamatkan Betrand Peto Saat di NTT Menyeruak, Suami Sarwendah Sempat Ketakutan

"Sriwijaya Group tidak banyak membuka rute penerbangan, di antaranya ada Banjarmasin-Balikpapan untuk Sriwijaya Air dan Banjarmasin-Surabaya untuk Nam Air. Kalaunpun ada rutenya, pilihan jadwal penerbangannya yang sedikit sehingga penumpang lebih memilih maskapai lain yang memiliki pilihan jadwal penerbangan yang lengkap," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (8/10/2019).

Maskapai lain yang kerap menjadi pilihan penumpang di antaranya Lion Air dan Citilink, yang memiliki banyak pilihan jadwal penerbangan mulai pagi hingga malam hari.

Dari data Asita Kalsel, Sriwijaya Group hanya berkontribusi sekitar 25 persen dari seluruh penerbangan yang digunakan di Kalsel.

Beberapa waktu lalu, Siti Aisyah menyatakan kekhawatirannya mengenai saldo deposit yang mengendap di Sriwijaya Air akibat masalah internal yang terjadi dengan pihak Garuda.

Meskipun kedua maskapai sudah rujuk, dia mengaku masih mewaspadai kemungkinan yang terjadi ke depannya dengan Sriwijaya Group.

"Kami tetap waspada dan mengimbau kepada seluruh biro travel agar melakukan top up saldo deposit ke sistem Sriwijaya Air seperlunya saja. Untuk saldo mengendap yang tidak bisa ditarik sebesar Rp 1 juta," ucap Siti Aisyah yang juga owner Cahaya Mega Angkasa Travel.

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved