Berita Tanahbumbu

Tugu Ulin Sering Digunakan untuk Tempat Pemujaan, Tim Kesbangpol Tanbu Bakal Lakukan ini

Sebuah tunggul ulin di Desa Sepunggur Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanahbumbu, selama ini dijadikan tempat memuja dan memberikan sesajen.

Tugu Ulin Sering Digunakan untuk Tempat Pemujaan, Tim Kesbangpol Tanbu Bakal Lakukan ini
istimewa
Kesbangpol bersama tim saat cek lokasi Tunggul Ulin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Sebuah tunggul ulin di Desa Sepunggur Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanahbumbu, selama ini dijadikan tempat memuja dan memberikan sesajen.

Kesbngpol bersama sejumlah unsur berencana membongkar usai cek lokasi, Selasa (8/10/19).

Benda yang berada di pinggir Jalan Dharma Praja itu sudah lama dipasangi kain kuning.

Bahkan ada sisa sesajen di antaranya kulit telur.

Bukan itu saja, sekeliling Tugu Ulin tersebut sudah dipasang keramik yang bisa digunakan untuk duduk.

Baca: Foto Tanpa Busana Bebby Fey yang Dikirim untuk Atta Halilintar Dibahas Billy Syahputra, Ternyata?

Menindaklanjuti itu, Kesbangpol, Kemenag, Sekdes Sepunggur mewakili kepala desa, seorang tokoh masyarakat setempat, perwakilan Bakor Pakem, dari Kecamatan diwakili kasi trantib dan kasi pemerintahan, FKUB, memantau langsung lokasi tersebut.

Tim akan membawa permasalahan tersebut ke Bakorfakem untuk tindak lanjutnya.

Diindikasi, tempat tersebut digunakan untuk kegiatan kemusrikan.

Tim yang dipimpin Kepala Kesbangpol Tanahbumbu Darmiadi akan mengambil langkah untuk pembongkaran.

Baca: Rincian Formasi Rekrutmen CPNS 2019, Cek Mekanisme Pendaftaran di Link sscn.bkn.go.id & www.bkn.goid

"Rencananya, kita bongkar dan pemilik lahan dalam komunikasi kami tadi melalui telpon, mengatakan bahwa beliau tidak keberatan dibongkar," kata Darmiadi.

Pemilik lahan yang dihubunginya adalah H Koding.

Percakapan melalui telepon saat itu mengatakan benar beliau yang menyemen lokasi itu.

Sebab, H Koding merasa peduli dengan masyarakat yang berdoa dan bermunajad di pohon itu.

H Koding yang saat ini berada di Kintap dan menetap di sana, mengatakan pohon itu sudah berpuluh tahun digunakan oleh keluarga dalam bermunajad.

Baca: Seluk Beluk Mirror Syndrome yang Diderita Irish Bella Pasca Bayi Kembar Ammar Zoni & Ibel Meninggal

Bahkan sampai saat ini banyak juga masyarakat lain yang ikut berdoa di situ.

"Secara khusus beliau menyampaikan tidak keberataan pemerintah membongkar area itu, bila memang area itu dirasa mengganggu pemerintah. catatan juga dalam pembongkaran itu asalkan ada orang yang berani, sebab dari pihak beliau tidak berani membongkar tunggul ulin itu, tapi kalo ada yang berani silakan saja dibongkar," kata Darmiadi menjelaskan hasil percakapannya.

Bukan itu saja, secara khusus bila Tunggul Ulin itu dibongkar, Kesbangpol minta H Koding (pemilik lahan) juga ikut hadir dan dipercapakan tersebut, siap hadir bila mau dibongkar.

"Artinya saat komunikasi ditelpon, tidak masalah dibongkar asal dari tim berani membongkarnya. Jadi ini akan kami tindaklanjuti secepatnya," jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved