Berita HSS

Atasi kekurangan Air, Pemkab HSS Janji Tambah Sumur Bor di Pasar Rakyat

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berjanji akan menamban fasilitas sumur bor yang dilengkapi pompa hisap dan tower untuk penampungan airnya

Atasi kekurangan Air, Pemkab HSS Janji Tambah Sumur Bor di Pasar Rakyat
Dokumen Banjarmasin Post/hanani
Pasar Rakyat, dikawasan Pasar Terpadu Kandangan di Jalan HM Yusi, yang kini menjadi lokasi baru para PKL sayur, buah-buahan dan bumbu masak. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berjanji akan menamban fasilitas sumur bor yang dilengkapi pompa hisap dan tower untuk penampungan airnya, di Pasar Rakyat atau pasar terpadu Kandangan di loksi baru, jalan HM Yusi.

Sementara ini, tersedia penampungan air berkapasitas 7.200 liter, mengandalkan sumber air sumur bor dangkal.

Hanya saja, debit air sumur bor yang diambil terbatas kapasitasnya, sehingga pada jam sibuk atara pukul 05.30 wita sampai 07.30 wita tidak cukup untuk melayani seluruh pedagang.

Ditambah lagi bangunan pasar terpadu II yang sudah selesai pembangunannya, dengan kapasitas 100 pedagang, membuat kebutuhan air bertambah.

Baca: Ibunda Mikha Tambayong Meninggal Karena Penyakit Seperti Ashanty, Ini Gejala Autoimun Ibu Aurel

Baca: Tips Agar Lolos Tes Administrasi Jelang Pendaftaran CPNS 2019 di sscn.bkn.go.id, Cek Ulang Mekanisme

Baca: Dibongkar Luna Maya! Kondisi Sebenarnya Rumah Tangga Raffi Ahmad & Nagita Slavina, Pakar Ungkap Ini

“Insya Allah diatasi sumur bor menggunakan air dengan kedalaman lebih 100 meter,” kata Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad menanggapi Fraksi Nasdem, terkait masih kurangnya pasokan air di pasar tersebut, pada rapat paripurna dengan agenda menanggapi pandangan fraksi-fraksi DPRD HSS, terhadap Nota Keuangan RAPBD HSS 2020, Rabu (10/10/2019) di ruang Rapat DPRD HSS.

Selain masalah air, dijelaskan pula terkait pelayanan listrik.

Dijelaskan, saat ini listrik di pasar terpadu baru terpasang 7.700 watt, dan kedepannya, Pemkab HSS akan menambah daya listik sesuai kebutuhan.

Demikian pula terkait akses jalan ke Pasar terpadu, sesuai rencana, kata Wabup, jalan keluar dan masuk loksi pasar terpisah dengan akses ke terminal dengan membuat jalan baru di sekitar Kantor Kecamatan Kandangan.

Selain memudahkan akses ke pasar, pembuatan jalan baru diharapkan mengurai kemacetan di pintu masuk terminal bus sehingga pengelolaan retribusi di terminal tersebut lebih optimal.

Sementara, menjawab pertanyaan Fraksi Golkar soal target pajak sarang burung wallet tahun anggaran 2020 sama dengan target 2019, Wabup pun menjelaskan, taraget 2019 Rp 30 juta.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved