Berita Tapin

Bidan Desa Budi Mulya Tapin Tewas Setelah Alami Kecelakaan, Gara-gara Ditabrak Mobil

Bidan Desa Budi Mulya Tapin Tewas Setelah Alami Kecelakaan, Gara-gara Ditabrak Mobil

Bidan Desa Budi Mulya Tapin Tewas Setelah Alami Kecelakaan, Gara-gara Ditabrak Mobil
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi kecelakaan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pemerintah Desa Budi Mulya, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berduka cita.

Itu karena seorang bidan desa Budi Mulya, Nurlatifah (33) nyawanya melayang dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional di Kecamatan Lokpaikat tak jauh dari akses jalan masuk menuju Desa Batu Mulya, Rabu (9/10/2019).

"Kami sangat berduka cita atas peristiwa yang dialami bidan Desa Budi Mulya. Beliau mengabdi sekitar empat tahun ini dan sudah menjadi warga Desa Budi Mulya," kata Suparnin, Sekretaris Desa Budi Mulya.

Suparnin mengaku bergegas menuju lokasi kejadian untuk memastikan informasi masyarakat kalau bidan desanya mengalami kecelakaan lalulintas.

Baca: Sopir Korban Penusukan di Kabupaten HSU Sempat Berontak, Kabur Tapi Kemudian Tersungkur Berdarah

Baca: Ekspresi Aneh Luna Maya Saat Dapat Ini Dari Ibu Ariel NOAH, Foto Dada Eks Pevita Pearce Bikin Heboh

Baca: Air Mata Ruben Onsu Menetes Gara-gara Kelakuan Betrand Peto, Curhat pada Ayu Ting Ting & Wendy Cagur

Sayangnya, ketika tiba di lokasi peristiwa hanya mendapati bangkain kendaraan korban yang sudah rusak parah di bagian depan.

"Jasad korban ternyata sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Datu Sanggul," ujar Suparnin dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Rabu (9/10/2019).

Suparmin menjelaskan sebelum peristiwa terjadi, korban diduga menjemput anaknya di TK di Desa Bataratat ingin berbelok menuju Desa Batu Mulya.

Dari arah Hulu Sungai itu, diduga mobil dalam kondisi kecepatan tinggi sehingga tak sempat menghindari korban yang ingin berbelok menuju jalan Desa Batu Mulya.

Suparmin menjelaskan akses jalan belokan itu, memang tidak ada rambu peringatan ataupun rambu petunjuk ada persimpangan jalan karena akses itu merupakan jalan kecil.

Namun, kedepan Suparmin akan membuat surat permohonan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Tapin agar difasilitasi memasang rambu peringatan dan pita getar di Jalan agar pengendara mobil memperlambat kecepatan kendaraannya.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved