Berita Kalteng

Jalan Lingkar Selatan Sampit Mulai Diperbaiki, Warga Berharap Tak Adalagi Kejadian ini

Keluhan warga Kotawaringin Timur maupun Warga Kuala Pembuang tentang kerusakan jalan Lingkar Selatan, ditanggapi PUPR Kalteng.

Jalan Lingkar Selatan Sampit Mulai Diperbaiki, Warga Berharap Tak Adalagi  Kejadian ini
tribunkalteng.com/fathurahman
PUPR Kalteng sedang membangun jalan Rigud Favement di Lingkar Selatan Sampit, untuk dilalui Truk Pengangkut Sawit dan CPO serta Pengendara Umum. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Keluhan warga Kotawaringin Timur maupun Warga Kuala Pembuang tentang kerusakan jalan Lingkar Selatan, ditanggapi PUPR Kalteng.

Jalan rusak sepanjang satu setengah kilometer di Lingkar Selatan, Rabu (9/10/2019) mulai diperbaiki oleh Dinas PUPR Kalteng, setidaknya untuk sementara sepanjang 700 meter menuju Kantor Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit.

Jalan lingkar selatan merupakan jalan penghubung dari Sampit menuju Kuala Pembuang yang selama ini banyak dilalui oleh truk pengangkut tandan buah segar kelapa sawit maupun hasil pertanian dan kebun lainnya milik masyarakat.

Jalan Lingkar luar tersebut diperbaiki, akan memudahkan pelayanan warga menuju Kantor Kecamatan Kota Sampit di Mentawa Baru Ketapang yang mulai operasional dalam dua bulan ini.

Baca: Kabar Kriss Hatta Kini, sang Ibu Ungkap Soal Utang, Ini Nasib Seteru Hilda Vitria & Billy Syahputra

Baca: Beralasan Jalan-jalan, Pedagang Mainan Ini Culik Bocah 5 Tahun, Ketahuan Setelah Polisi Lihat CCTV

Baca: Kini Geluti Ular & Buaya! Kabar Manohara Terbaru, Artis yang Pernah Jadi kekasih Suami Nia Ramadhani

Baca: Momen Bersatunya Ayu Ting Ting & Robby Purba, Malam Ini Tampil di Puncak Amazing 17 GTV!

"Alhamdulillah, jalan lingkar selatan mulai diperbaiki, semoga bisa dituntaskan, karena jalan ini ketika sudah baik akan banyak dilalui kendaraan, terutama kendaraan truk angkutan buah kelapa sawit juga truk CPO, nantinya tidak lagi lewat jalan dalam kota, karena selama ini truk sering menabrak pengendara sepeda motor, " ujar H Saleh warga Samuda, Kotim.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kalteng, Salahuddin, membenarkan, tahun ini mereka memang membangun jalan yang rusak tersebut sejauh 700 meter dengan jenis pembangunan jalan rigid favement atau jalan beton.

"Kami bangun dengan Rigid Favement, karena jalan tersebut teksturnya lembek, selain itu, jalan tersebut banyak dilalui truk pengangkut CPO maupun tandan buah segar sawit sehingga yang cocok adalah menggunakan jalan Rigid tersebut," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved